CIAMIS — Ratusan siswa kelas 12 SMAN 1 Cisaga mengikuti seminar bertajuk "Unlock Your Potential, Motivation dan Islamic Hypnotherapy" yang digelar di aula sekolah setempat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelompok 3 KKN INU Ciamis yang tengah bertugas di Desa Cisaga, Kecamatan Cisaga.
Dalam sesi materi, Ujang Imamul Muttaqin menekankan pentingnya menyadari potensi bawaan lahir setiap individu. Menurutnya, banyak siswa yang gagal berkembang bukan karena kurang kemampuan, melainkan karena terbelenggu oleh batasan pikiran yang menghambat kemajuan diri.
Suasana aula berubah khusyuk saat memasuki sesi inti berupa praktik Islamic hypnotherapy. Para peserta diajak larut dalam perenungan mendalam untuk mengikis hambatan psikologis traumatik, sekaligus menanamkan motivasi positif dalam diri mereka.
Ujang mengaitkan pesan motivasi tersebut dengan pijakan keagamaan melalui firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Ar-Ra'd ayat 11. Ia menegaskan bahwa perubahan dalam kehidupan harus dimulai dari kemauan individu untuk mengubah dirinya sendiri.
"Setiap anak terlahir membawa keistimewaan dan tak ada satu pun yang diciptakan tanpa tujuan. Menatap masa depan butuh keteguhan untuk terus menimba ilmu, melompati zona nyaman, serta bangkit setiap kali terjatuh," ujarnya.
Ujang mengingatkan para siswa bahwa esensi menuntut ilmu tidak berhenti pada pencapaian nilai akademis semata. Ia mendorong siswa untuk memaknai proses belajar sebagai jalan membanggakan orang tua dan menebar manfaat bagi masyarakat.
"Belajar adalah jalan untuk membanggakan orang tua, menebar manfaat bagi masyarakat, serta merengkuh keberhasilan dunia dan akhirat," tambahnya.
Kepala SMAN 1 Cisaga, Mara Sukmara, menilai intervensi pembekalan karakter seperti ini sangat mendesak bagi siswa kelas akhir. Ia menyebut para siswa berada di persimpangan jalan yang menentukan arah masa depan mereka.
"Inovasi yang dibawakan rekan-rekan mahasiswa KKN INU Ciamis Desa Cisaga ini amat bernilai. Anak-anak kami di kelas 12 berada pada fase transisi penting. Sentuhan motivasi serta pendekatan hipnoterapi Islami menjadi bekal krusial agar mereka tak sekadar cerdas secara intelektual. Tetapi juga, memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kokoh," tutur Mara.
Ketua Kelompok KKN INU Ciamis di Desa Cisaga, Asep Fathul Millah, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk sumbangsih nyata mahasiswa dalam mengawal daya juang remaja di kawasan penempatan KKN. Ia berharap para peserta keluar dari ruangan dengan keyakinan baru.
"Ini bukan sekadar seminar penyemangat biasa, melainkan wadah bagi para siswa untuk mengenali jati diri, memupuk rasa percaya diri, dan berani memasang target tinggi. Kami berharap setiap peserta keluar dari ruangan ini dengan keyakinan mantap, bahwa mereka memiliki kapasitas untuk menjadi pribadi hebat," pungkasnya.
Kegiatan yang dipandu oleh Delis Yayi Siti Maryam ini berlangsung hangat dan diterima baik oleh jajaran manajemen sekolah. Kehadiran tim KKN mahasiswa menjadi salah satu program pengabdian masyarakat yang menyasar penguatan karakter generasi muda di Kabupaten Ciamis.