Pencarian

Garut Pusatkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di Jalur Kota

Senin, 04 Mei 2026 • 19:49:01 WIB
Garut Pusatkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di Jalur Kota

GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut mengintensifkan persiapan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 yang dijadwalkan berlangsung di pusat kota pada Selasa (5/5/2026). Keputusan memindahkan lokasi dari wilayah Cibalong ke kawasan perkotaan diambil untuk memastikan masyarakat dapat menyaksikan kemeriahan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tersebut secara langsung.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengonfirmasi kesiapan teknis setelah melakukan rapat koordinasi dan pengecekan lokasi bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5/2026). Rute sepanjang 2,2 kilometer telah disiapkan untuk menampung iring-iringan seni dari seluruh wilayah Jawa Barat.

"Perubahan lokasi dari sebelumnya di wilayah Cibalong ke pusat kota dilakukan agar masyarakat dapat lebih mudah menyaksikan kemeriahan acara," kata Abdusy Syakur Amin di sela pengecekan lokasi di Bale Dewa Niskala, Senin (4/5).

Rute Kirab Budaya Melintasi Jantung Kota Garut

Rangkaian kirab dijadwalkan memulai perjalanan dari Makorem 062/Tarumanagara. Peserta akan melintasi Jalan Bratayudha dan Jalan Ahmad Yani, sebelum mengakhiri arak-arakan di kawasan Bale Dewa Niskala atau Kantor Gubernur Jawa Barat. Pemkab Garut optimistis acara berjalan lancar merujuk pada kesuksesan Gebyar Pesona Budaya Garut sebelumnya.

Penyelenggaraan ini melibatkan sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebanyak 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat dipastikan mengirimkan delegasi seni mereka untuk menampilkan kekayaan budaya Sunda di hadapan publik Garut.

Kesenian unggulan yang akan tampil di antaranya Reak dari Kabupaten Bandung, Tari Godeg Ayu asal Kota Depok, hingga atraksi Surak Ibra yang menjadi kebanggaan Kabupaten Garut. Kehadiran ragam seni ini diharapkan menjadi magnet pariwisata sekaligus edukasi budaya bagi generasi muda.

Arak-arakan Mahkota Binokasih dan Kereta Kencana

Salah satu daya tarik utama dalam peringatan Milangkala Tatar Sunda kali ini adalah prosesi arak-arakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake. Mahkota peninggalan sejarah tersebut akan dibawa menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa. Prosesi sakral ini direncanakan mulai bergerak setelah waktu Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB.

Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan bahwa formasi kirab akan disusun secara tematik. Barisan akan diisi oleh penari tradisional, pembawa payung agung, hingga pasukan berkuda. Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dijadwalkan ikut menunggangi kuda dalam barisan bersama unsur Forkopimda.

"Formasi kirab akan diisi dengan beragam penampilan, mulai dari penari tradisional, barisan pembawa payung, hingga pasukan berkuda yang akan ditunggangi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bersama unsur Forkopimda," ujar Ade Afriandi.

Rekayasa Lalu Lintas dan Pengamanan Jalur 2,2 Kilometer

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menekankan pentingnya koordinasi teknis terkait pengaturan arus lalu lintas di pusat kota. Mengingat waktu persiapan yang sangat terbatas, ia meminta seluruh perangkat daerah dan media massa untuk mempercepat sosialisasi jadwal serta skema rekayasa jalan kepada masyarakat luas.

Aspek keselamatan penonton juga menjadi prioritas utama. Kepala DP3AKB Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, mengingatkan perlunya pengamanan ketat di sepanjang rute 2,2 kilometer guna mencegah penonton merangsek masuk ke jalur utama kirab. Langkah ini diambil agar pergerakan peserta dan kereta kencana tidak terhambat oleh kerumunan massa.

Guna mendukung kelancaran tersebut, Pemkab Garut mengerahkan personel tambahan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu aparat keamanan. Pemerintah daerah mengimbau warga yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung di pusat kota.

Bagikan
Sumber: garutberkabar.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks