BANDUNG — Rencana pesta juara Persib Bandung untuk musim 2025/2026 sudah memasuki tahap persiapan teknis. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkan, koordinasi dilakukan lebih awal karena kans Maung Bandung meraih gelar ketiga secara beruntun dinilai sangat besar.
"Bukan kami bermaksud mendahului takdir Allah, tetapi kita menjemput takdir untuk menjadi juara tiga kali berturut-turut atau hattrick," ujar Erwan usai rapat.
Start dari Parkiran Barat Gedung Sate, Finis di Depan Gedung Merdeka
Rute konvoi tahun ini mengalami perubahan signifikan. Titik kumpul dan pemberangkatan peserta pawai berada di Parkiran Barat Gedung Sate, bukan dari halaman depan seperti biasanya.
Rombongan konvoi akan bergerak mulai pukul 07.00 WIB dengan perkiraan waktu tempuh tiga hingga empat jam. Jalur yang dilintasi meliputi Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga tiba di kawasan Asia Afrika.
"Berangkat di tempat yang saat ini kita berada di parkiran barat Gedung Sate start untuk konvoi," kata Erwan.
Mengapa Bukan Lagi di Balai Kota atau Gedung Sate?
Pemkot Bandung sebelumnya kerap dijadikan titik akhir konvoi, namun kawasan tersebut dinilai tidak lagi memadai. Erwan menjelaskan, ruang yang sempit di Balai Kota dikhawatirkan dapat merusak tanaman di area tersebut.
"Kalau kita di balai kota tidak memungkinkan dengan space yang kecil dan bisa merusak tanaman di sana, tapi kalau di Asia Afrika di depan Gedung Merdeka ini sudah sangat strategis menurut kami," tegasnya.
Gedung Merdeka dipilih karena dinilai lebih luas untuk menampung bobotoh dan memiliki nilai historis bagi Kota Bandung dan Jawa Barat. PT PBB mengusulkan rute ini agar konvoi melewati tempat-tempat bersejarah yang menjadi simbol daerah.
Tiga Titik Simbolis: Patung Sepak Bola, Titik Nol, dan Gedung Merdeka
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyebut, konvoi kali ini dirancang bukan sekadar pawai kemenangan. Ada misi mengenalkan budaya dan sejarah Bandung kepada publik luas.
"Alasan kenapa memilih rute itu karena kami melihat konvoi ini harus dijadikan momentum mengenalkan budaya Bandung dan titik bersejarah karena ini akan dinikmati oleh orang banyak," kata Adhitia.
Tiga titik penting yang menjadi simbol dalam perjalanan adalah Patung Sepak Bola, Titik Nol Bandung, dan Gedung Merdeka. Jika Persib berhasil mengamankan gelar, prosesi pengangkatan trofi juara akan dilakukan di kawasan Asia Afrika, tepatnya di atas JPO (jembatan penyeberangan orang) sebelum pemain berjalan kaki menuju pendopo.
Persiapan Melibatkan Banyak Instansi
Rapat koordinasi di Gedung Sate melibatkan Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, serta Pemerintah Kota Bandung. Fokus utama persiapan adalah memastikan pesta juara berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi bobotoh yang diprediksi memadati pusat kota.
Erwan menambahkan, jika Persib juara, konvoi ini akan menjadi yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Kita persiapkan untuk konvoi ini lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.