JAWA BARAT — Pencapaian tiga gelar beruntun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini tak lepas dari soliditas tim secara keseluruhan. Namun, kontribusi lima figur berikut menjadi fondasi yang membuat performa Persib tidak goyah di tengah persaingan ketat musim lalu.
Teja Paku Alam: Bangkit dari Bangku Cadangan
Kiper berusia 32 tahun ini berhasil merebut kembali posisi utama setelah sempat terpinggirkan pada musim 2024/2025. Dari 34 pertandingan liga, Teja hanya absen dalam tiga laga dan mencatatkan 18 kali clean sheet.
Ia hanya kebobolan 19 gol sepanjang musim, menjadikannya salah satu penjaga gawang dengan catatan kebobolan paling minim. Jumlah penyelamatan Teja juga termasuk yang tertinggi di kompetisi.
Federico Barba: Tembok Kokoh yang Menolak Hengkang
Bek tengah asal Italia ini sempat dikabarkan akan pulang kampung, tetapi akhirnya memilih bertahan. Keputusannya terbukti krusial. Bersama Barba, Persib menjadi klub dengan kebobolan paling sedikit, hanya 22 kali.
Naluri bertahan dan kemampuannya dalam membuang bola menjadi kunci ketangguhan lini belakang Maung Bandung.
Thom Haye: Debutan yang Mengubah Wajah Lini Tengah
Gelandang Timnas Indonesia ini langsung menjadi nyawa permainan Persib di musim perdananya. Umpan-umpan kreatif Haye menjadi pemasok utama bagi lini depan.
Dalam laga-laga krusial melawan Persija Jakarta dan Borneo FC, Haye menjadi pembeda. Meski bukan pencetak gol utama, perannya dalam membuka ruang dan menciptakan peluang sangat vital.
Beckham Putra: Wajah Persib dari Hasil Binaan Sendiri
Sebagai produk asli akademi klub, Beckham Putra menjadi simbol identitas Maung Bandung. Akselerasinya di sisi sayap kerap membuat pertahanan lawan kewalahan.
Pemain berusia 24 tahun ini juga kerap menjadi inspirator kemenangan tim di momen-momen genting.
Andrew Jung: Top Skor Tim yang Tak Melulu Soal Gol
Meski bukan striker dengan rentetan gol fantastis, Andrew Jung menjadi yang terbaik di lini depan. Ia mengemas 11 gol di kompetisi domestik dan menambahkan lima gol di pentas kontinental.
Pemain asal Prancis ini juga produktif dalam menciptakan peluang. Ia mencatatkan dua assist di liga dan satu assist di turnamen Asia, menunjukkan perannya sebagai complete forward.