CIAMIS — Aipda Nana dan Bripka Yusuf Supriyadi, dua anggota Polsek Cipaku, terlihat berkoordinasi dengan tokoh masyarakat di Desa Bangbayang menggunakan kendaraan dinas. Kapolsek Cipaku, Iptu Purwahyo Tulus Widodo, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah warga bukan sekadar tugas pengamanan, melainkan juga untuk memberikan edukasi dan mendorong solidaritas sosial.
Edukasi Kamtibmas dan Peringatan TPPO
Dalam pertemuan itu, personel Polsek Cipaku menyampaikan imbauan kepada warga agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Ancaman yang disorot meliputi tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kriminalitas, hingga bahaya kecelakaan lalu lintas.
“Dengan komunikasi yang baik antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Iptu Purwahyo.
Ajak Warga Tanam Sayuran di Pekarangan
Momen sambang itu juga dimanfaatkan untuk menggalakkan program ketahanan pangan. Anggota Polsek Cipaku mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan kosong untuk ditanami sayuran dan tanaman pangan.
“Gunakan lahan tanami dengan tanaman yang bermanfaat, semanfaat mungkin untuk kebutuhan sehari hari (tanaman Apotek Hidup),” kata Kapolsek mengajak warga.
Langkah ini dinilai sejalan dengan program pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga di tengah dinamika harga pangan.
Koordinasi dengan Perangkat Desa Diperkuat
Kapolsek Cipaku juga meminta kepada perangkat desa, pemilik toko, dan penjual di warung-warung setempat untuk lebih waspada. Ia menginstruksikan agar setiap aktivitas mencurigakan segera dikoordinasikan dengan Bhabinkamtibmas atau Babinsa setempat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri mewujudkan suasana yang kondusif. Diperlukan peran serta masyarakat untuk mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif,” tegas Iptu Purwahyo Tulus Widodo.