CIREBON — Proses pemulangan tiga jamaah haji asal Kabupaten Cirebon yang masih dirawat di Arab Saudi masih menunggu lampu hijau dari tim medis setempat. Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim, mengatakan koordinasi dengan petugas penyelenggara ibadah haji di Arab Saudi terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka.
Siapa Saja Tiga Jamaah yang Masih Dirawat?
Mualim merinci, dua jamaah tergabung dalam Kloter 40, yakni Darsono asal Kecamatan Weru dan Sumini dari Kecamatan Ciwaringin. Satu lainnya, Rasidi asal Kecamatan Suranenggala, merupakan bagian dari Kloter 13. "Ketiganya belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan dan menunggu rekomendasi dari Kantor Urusan Haji di Arab Saudi terkait kelayakan untuk melakukan penerbangan," ujar Mualim di Cirebon, Rabu.
Proses Pendampingan dan Penjemputan di Bandara
Pemerintah tidak hanya memantau dari jarak jauh. Mualim memastikan Kemenhaj Kabupaten Cirebon bersama Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Barat akan mendampingi proses kepulangan, termasuk menjemput mereka di bandara setibanya di Tanah Air. Jika kondisi kesehatan masih memerlukan penanganan khusus, pemerintah juga telah menyiapkan ambulans untuk mengantarkan jamaah menuju fasilitas kesehatan atau tempat tujuan.
Keluarga Diminta Tenang, Pemerintah Pantau 24 Jam
Mualim mengimbau pihak keluarga untuk tetap tenang. Pemerintah, kata dia, terus memantau perkembangan kesehatan ketiga pasien melalui komunikasi dengan petugas haji di Arab Saudi. "Setiap perkembangan kondisi jamaah akan segera disampaikan kepada keluarga, sehingga mereka dapat memperoleh informasi yang akurat," katanya.
Ia menjelaskan, sistem pelayanan rumah sakit di Arab Saudi tidak memperbolehkan pasien didampingi anggota keluarga selama menjalani perawatan. Seluruh penanganan dilakukan oleh tenaga kesehatan setempat. Meski begitu, koordinasi antara petugas haji di Arab Saudi dan pemerintah di Indonesia tetap berlangsung agar pelayanan terhadap jamaah berjalan optimal.
Catatan: Delapan Jamaah Meninggal, Tiga Masih Dirawat
Mualim menambahkan, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, tercatat delapan peserta asal Kabupaten Cirebon meninggal dunia. Sementara itu, tiga lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Ia menekankan, aspek kesehatan calon jamaah perlu menjadi perhatian utama sebelum keberangkatan agar mereka mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.