PURWAKARTA — Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mencatat lompatan signifikan pada kondisi jalan daerah. Dari total 776,385 kilometer jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, sepanjang 633,80 kilometer atau 81,63 persen kini dinyatakan dalam kondisi layak.
Angka tersebut meroket dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya di angka 39,54 persen. Dari total jalan layak itu, 376,38 kilometer masuk kategori mantap atau mulus, sementara 257,42 kilometer lainnya berstatus sedang.
Lonjakan Kelayakan Jadi Modal Percepatan Perbaikan Jalan
Kepala Dinas PUTR Purwakarta, Didi Garnadi, menyebut capaian itu menjadi modal untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang masih rusak. Pemerintah kabupaten pun mematok target perbaikan 80 kilometer jalan secara bertahap dalam kurun waktu 2026 hingga 2027.
"Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang masih rusak," ujar Didi Garnadi, Jumat (10/7).
Skala Pekerjaan: 80 Km Jalan Rusak Dituntaskan Dua Tahun
Perbaikan jalan sepanjang 80 kilometer itu akan dikerjakan secara bertahap. Pemerintah kabupaten belum merinci rincian ruas jalan mana saja yang menjadi prioritas pada tahun pertama. Namun, target dua tahun menunjukkan percepatan signifikan dari pola perbaikan tahun-tahun sebelumnya.
Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai 776,385 kilometer, masih terdapat sekitar 142,58 kilometer jalan yang belum dinyatakan layak. Perbaikan 80 kilometer itu akan mengurangi separuh lebih dari total ruas yang masih perlu ditangani.
Dampak bagi Warga: Akses Logistik dan Mobilitas Harian
Perbaikan jalan di Purwakarta berdampak langsung pada mobilitas warga dan distribusi logistik antar kecamatan. Sebagian besar ruas jalan kabupaten menghubungkan kawasan permukiman, sentra produksi pertanian, dan industri kecil di pedesaan.
Dengan tingkat kelayakan yang kini menembus 81 persen, akses menuju pasar, fasilitas kesehatan, dan sekolah diharapkan semakin lancar. Pemerintah daerah menargetkan seluruh jalan kabupaten dapat mencapai kondisi mantap secara bertahap hingga 2027.