BANDUNG — Manchester City memecahkan rekor transfer pemain Inggris termahal setelah resmi mengamankan jasa Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Klub raksasa Premier League itu menggelontorkan dana 116 juta poundsterling, setara Rp 2,78 triliun, untuk memboyong gelandang berusia 23 tahun tersebut ke Etihad Stadium.
Angka Fantastis di Balik Keputusan City
Nilai transfer ini bukan sekadar angka besar. Keputusan Manajer Enzo Maresca mengambil Anderson didasari oleh kebutuhan mendesak di lini tengah. The Citizens tengah kehilangan Bernardo Silva yang hengkang ke Real Madrid, sementara masa depan Rodri masih belum jelas.
Anderson dinilai sebagai solusi tepat. Statistiknya di Premier League musim 2025/2026 menunjukkan dominasi luar biasa. Ia menjadi pemain outfield nomor satu di Liga Inggris dalam hal sentuhan bola, yakni 3.300 kali, serta perebutan penguasaan bola kembali sebanyak 306 kali.
Fleksibilitas Taktis yang Langka
Keunggulan utama Anderson terletak pada fleksibilitas taktisnya. Ia mampu mengisi peran ganda sebagai gelandang bertahan (No. 6) maupun pengatur serangan (No. 10). Kemampuan ini menjadi solusi bagi Maresca yang membutuhkan pemain all-rounder di tengah transisi skuad.
Pemain kelahiran 2002 itu juga membuktikan kapasitasnya di level internasional. Ia menjadi pilar utama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Thomas Tuchel. Anderson tampil sebagai starter mutlak dalam enam pertandingan hingga babak perempat final dengan total menit bermain mencapai 532 menit. Satu assist krusialnya saat melawan Kroasia menegaskan performa gemilangnya konsisten di panggung internasional.
Taruhan Besar untuk Era Maresca
Pembelian ini menjadi taruhan besar City untuk mempertahankan hegemoni. Dengan usia yang masih 23 tahun dan profil all-rounder yang langka, Anderson diproyeksikan bukan sekadar pengganti sesaat. Ia diharapkan menjadi fondasi baru era Maresca.
Jika mampu beradaptasi cepat, gelandang asal Inggris ini akan menjadi kunci kebangkitan City di sisa musim dan kompetisi Eropa mendatang. Rekor transfer pemain Inggris termahal ini sekaligus menegaskan ambisi City untuk tetap kompetitif di papan atas.