PANGANDARAN — Momen libur sekolah menjadi berkah tersendiri bagi kas daerah Kabupaten Pangandaran. Sektor wisata air ekstrem seperti banana boat dan jet ski menyumbang pendapatan pajak yang signifikan dalam waktu singkat.
Berdasarkan data sementara Bapenda Kabupaten Pangandaran, penerimaan pajak watersport pada periode 1 hingga 12 Juli 2026 mencapai Rp77.186.634. Angka ini menunjukkan lonjakan drastis dibandingkan hari-hari biasa di luar musim liburan.
Banana Boat dan Jet Ski Paling Laris
Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya Bapenda Kabupaten Pangandaran, Jumsa, mengungkapkan bahwa mayoritas wisatawan memilih wahana pemacu adrenalin. "Ini menunjukkan animo masyarakat untuk mencoba wahana air sangat tinggi," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Dua jenis wahana yang paling banyak diburu pengunjung adalah banana boat dan jet ski. Keduanya menjadi primadona bagi keluarga maupun rombongan pelajar yang menghabiskan liburan di pesisir selatan Jawa Barat itu.
Event Wisata dan Pengawasan Ketat Jadi Kunci
Jumsa menambahkan, tren positif ini tidak lepas dari gelaran berbagai event wisata di sepanjang kawasan pantai. Para penyelenggara watersport juga gencar menawarkan paket liburan yang menarik selama masa libur sekolah.
Pihak Bapenda berkomitmen menjaga momentum ini dengan pengawasan ketat. "Kami terus melakukan penertiban dan pengawasan terhadap operator watersport. Tujuannya agar pelayanan aman, tertib, dan PAD dari sektor ini bisa terus meningkat," tegas Jumsa.
Dampak Langsung ke Pendapatan Asli Daerah
Capaian pajak watersport ini berjalan beriringan dengan melesatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Pangandaran. Setiap operator wahana air diwajibkan mematuhi regulasi yang berlaku demi keselamatan pengunjung.
Bapenda memastikan akan terus mengawal kelancaran bisnis rekreasi ini. Langkah pengawasan dan penertiban dilakukan secara berkala agar pelayanan tetap prima dan pendapatan daerah terus meningkat.