BANDAR LAMPUNG — Suhita Lebah Indonesia tidak sekadar memproduksi madu. Usaha yang digagas Isnina ini membangun rantai pasok yang menyambungkan peternak lebah (beekeeper), peneliti, dan masyarakat di sekitar kawasan hutan primer Sumatera dalam satu sistem produksi yang saling menguntungkan.
"Kami fokus bersama para beekeeper dan peneliti di bidang lebah dan produk turunannya, menciptakan sistem produksi terintegrasi dari hutan primer Sumatera hingga pemasaran modern," ujar Isnina, owner Suhita Lebah Indonesia.
Produk Madu dan Standar Mutu
Usaha ini menghasilkan tiga jenis madu utama: Trigona Honey, Rain Forest Honey, dan Melifera Honey. Untuk menjaga kualitas, Suhita menerapkan teknologi penanganan pascapanen tanpa suhu tinggi melalui metode pengurangan kadar air madu.
Isnina menjelaskan metode tersebut membuat proses produksi lebih cepat, hemat energi, dan ramah lingkungan, sekaligus menjaga nutrisi serta mutu madu sesuai standar SNI. Produk juga dikemas dengan standar keamanan pangan dan telah mengantongi sejumlah sertifikasi.
Sertifikasi itu mencakup NKV dan izin edar untuk madu murni nektar alami, serta sertifikasi Halal, HACCP, dan TKDN untuk produk madu olahan, campuran, dan herbal.
Pelibatan Masyarakat dan Peternak Lokal
Suhita Lebah Indonesia memiliki farm (peternakan) sendiri dan farm mitra yang terintegrasi dengan rumah pengemasan. Masyarakat di sekitar hutan primer Sumatera diajak menjadi beekeeper melalui pelatihan budidaya lebah madu dan konservasi tanaman hutan.
"Kami melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian," kata Isnina. Pendekatan ini sekaligus menjaga ekosistem alami lebah dan mempertahankan kelestarian hutan.
Peran BRI Lewat Rumah BUMN
Perjalanan usaha Isnina mendapat dukungan setelah bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021. Informasi tentang program itu ia peroleh dari sesama pelaku UMKM di Lampung.
Sejak bergabung, Isnina mengikuti berbagai pelatihan dan program pengembangan usaha, baik daring maupun luring, termasuk BRIncubator, BRILiaNpreneur, serta kegiatan bazar. Ia juga memanfaatkan fasilitas pembiayaan BRI dan QRIS BRI untuk mendukung operasional dan mempermudah transaksi dengan pelanggan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan usaha dapat tumbuh ketika dijalankan dengan tekun dan dekat dengan potensi di sekitarnya.
"Melalui Rumah BUMN, BRI ingin mendampingi lebih banyak pengusaha UMKM agar tumbuh semakin kuat, memperluas pasar, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya," pungkas Dhanny.