Pencarian

Gunung Semeru Ditutup Total Akibat Karhutla, Pendakian Dihentikan Sementara

Kamis, 27 Agustus 2026 • 10:04:31 WIB
Gunung Semeru Ditutup Total Akibat Karhutla, Pendakian Dihentikan Sementara
Petugas gabungan berupaya memadamkan titik api di kawasan Gunung Semeru pascapenutupan total pendakian.

JAWA BARAT — Kabar ini tentu menjadi penyesuaian bagi para pendaki yang telah merencanakan ekspedisi ke puncak tertinggi Pulau Jawa. Keputusan penutupan total ini bukan tanpa alasan—keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama di tengah upaya pemadaman api yang masih berlangsung oleh tim gabungan di lapangan.

Keselamatan Pengunjung Jadi Prioritas Utama

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil untuk mendukung kelancaran proses pengendalian dan pemadaman kebakaran. "Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian, pemadaman kebakaran, serta evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan, dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung," ujarnya dalam keterangan resmi yang dilansir detikJatim.

Kebijakan ini berlaku sejak pengumuman diterbitkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihak pengelola akan terus melakukan evaluasi kondisi lapangan secara berkala sebelum memutuskan untuk membuka kembali akses pendakian.

Refund dan Reschedule untuk Pendaki Terdampak

Bagi calon pendaki yang sudah terlanjur memesan tiket masuk secara daring, tidak perlu khawatir. Pihak TNBTS memastikan akan memfasilitasi pengembalian biaya atau penjadwalan ulang secara penuh. Informasi lebih lanjut mengenai prosedur refund dan reschedule dapat dikonfirmasi langsung ke kanal resmi TNBTS.

Akses Jalan Alternatif dan Wisata Sekitar Masih Aman

Meski aktivitas pendakian dihentikan sementara, kabar baiknya jalur transportasi utama yang menghubungkan Malang dan Lumajang melalui Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Senduro dipastikan tetap aman dan dapat dilalui kendaraan umum maupun pribadi.

Selain itu, kawasan wisata di sekitar Ranu Regulo juga masih dibuka untuk kunjungan umum sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bisa menjadi opsi alternatif bagi Anda yang tetap ingin menikmati udara sejuk khas pegunungan Tengger tanpa harus melakukan pendakian.

Imbauan Tegas untuk Mencegah Karhutla

Guna mencegah meluasnya titik api, Rudijanta mengimbau kesadaran penuh dari seluruh masyarakat, pengunjung, hingga pelaku jasa wisata untuk tidak melakukan tindakan ceroboh yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan konservasi. "Masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata diimbau untuk bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dari ancaman kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api, termasuk menyalakan api unggun, membakar sampah, menyalakan petasan, kembang api, flare, maupun aktivitas lainnya yang berpotensi memicu kebakaran," imbaunya.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan pegunungan kerap dipicu oleh faktor manusia, terutama saat musim kemarau. Menjaga kawasan konservasi agar tetap hijau bukan hanya tugas pengelola, tapi juga tanggung jawab setiap pengunjung yang menikmati keindahannya.

Bagi Anda yang sudah merencanakan pendakian dalam waktu dekat, disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari TNBTS melalui situs web atau media sosial mereka. Perencanaan ulang jadwal pendakian ke Gunung Semeru bisa menjadi langkah bijak demi keselamatan bersama.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks