Pemkab Garut Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik I Regional Jawa-Bali, Bupati: Ini Motivasi Bekerja Lebih Keras

Penulis: Agus Hermawan  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:45:31 WIB
Bupati Garut menerima penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik I Regional Jawa-Bali dari Ketua Komisi IV DPR RI.

GARUT — Capaian ini menjadi pengakuan atas kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi ekonomi.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengungkapkan, penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi semua elemen, mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, hingga konsumen.

"Upaya ini kita lakukan untuk menjaga daya beli masyarakat, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan fluktuasi harga-harga," kata Bupati dalam pernyataan resmi yang diterima di Garut, Jumat (5/6/2026).

Penghargaan Diserahkan Langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI

Penghargaan Kategori Pengendalian Inflasi Terbaik I Tingkat Kabupaten untuk Regional Jawa-Bali diberikan dalam acara yang digelar di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto.

Bupati Garut menerima penghargaan itu bersama sejumlah kepala daerah lain yang juga meraih prestasi serupa dari Kemendagri. Ajang ini bertujuan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil mengendalikan laju inflasi di wilayahnya.

Bukan Hanya Prestasi, Tapi Pemicu Inovasi Baru

Bagi Pemkab Garut, penghargaan ini bukanlah garis finis. Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi momentum untuk terus berinovasi.

"Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi kami, bekerja lebih giat, lebih keras lagi untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Berbagai program pengendalian harga, seperti operasi pasar murah dan penguatan rantai pasok dari petani ke konsumen, akan terus dimatangkan.

Menjaga Daya Beli di Tengah Tekanan Ekonomi

Keberhasilan Garut dalam mengendalikan inflasi dinilai penting karena berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Inflasi yang terkendali berarti harga bahan pokok tidak melonjak drastis, sehingga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tetap terjaga.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan ikut serta dalam pengendalian inflasi. Mulai dari dinas terkait, TNI/Polri, hingga para pedagang pasar yang turut menjaga stabilitas harga.

"Penghargaan ini adalah keberhasilan bersama," pungkasnya.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top