Prabowo Dengarkan Curhat Siswa Sekolah Rakyat Korban Bullying, Sempat Tak Mau Sekolah

Penulis: Bayu Nugroho  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 19:45:32 WIB
Presiden Prabowo mendengarkan langsung curhat siswa korban bullying di SRMP 17 Tabanan.

JAWA BARAT — Presiden Prabowo Subianto mendengar langsung curahan hati seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang mengaku hampir berhenti sekolah akibat perundungan. Gede Bagus Abimanyu, siswa tersebut, menceritakan pengalamannya di hadapan kepala negara saat kunjungan kerja, Minggu (7/6/2026).

Trauma Perundungan Hampir Hancurkan Semangat Belajar

Bagus mengungkapkan bahwa ia kerap diejek oleh teman-temannya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. "Saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," katanya.

Tekanan psikologis itu membuatnya nyaris putus asa. "Saya hampir putus asa dan tidak masuk sekolah karena kerap dibully," ujar Bagus.

Sekolah Rakyat Menjadi Titik Balik

Perubahan drastis dialami Bagus setelah ia bergabung dengan SRMP 17 Tabanan. Sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu itu menjadi tempatnya berdamai dengan masa lalu. "Setiap hari saya harus berkenalan dengan orang baru dengan melawan rasa trauma yang dulu saya dapatkan," tuturnya.

Di lingkungan baru ini, Bagus belajar disiplin, tanggung jawab, dan hidup mandiri. Ia juga mulai memiliki banyak teman. "Saya sudah belajar untuk disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri dengan teman-teman yang sudah ingin berteman dengan saya," jelas dia.

Bergabung dengan Organisasi Anti-Bullying

Kini, Bagus tidak hanya menjadi penyintas perundungan, tetapi juga aktif sebagai anggota organisasi anti-bullying di sekolahnya. Ia bertekad melindungi teman-temannya agar tidak mengalami nasib serupa. "Saya harap dengan gelar ini saya dapat mencegah bullying di sekolah ini dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan hal yang saya rasakan sebelumnya," ucapnya.

Bagus meyakini bahwa dukungan dan lingkungan yang tepat mampu memulihkan korban perundungan. "Saya ingin menyampaikan bahwa sehancur-hancurnya anak itu, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali," sambungnya.

Ucapan Terima Kasih untuk Program Sekolah Rakyat

Di akhir pertemuan, Bagus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini sangat membantu keluarganya yang kurang mampu secara ekonomi. "Keluarga kami merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Terima kasih sekali, Bapak Presiden," pungkas Bagus.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top