BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa Barat 14 Juni 2026, 23 Kota Berpotensi Terdampak

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 13:57:01 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat hingga sangat lebat di 23 kota Jawa Barat pada 14 Juni 2026.

BANDUNG — Peringatan dini cuaca ekstrem dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah Indonesia, dengan Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang diminta waspada. Prakirawan BMKG Afif menyebutkan, potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diantisipasi oleh masyarakat di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Maluku Utara.

Apa Penyebab Hujan Lebat di Jawa Barat?

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ini dipicu oleh sirkulasi siklonik yang terbentuk di Selat Makassar. Sistem tersebut kemudian membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Selat Makassar hingga Kalimantan Timur serta wilayah sekitarnya.

Selain itu, daerah perlambatan angin juga diprakirakan terbentuk di sejumlah perairan, termasuk Laut Jawa. Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.

23 Kota Berpotensi Hujan: Mana Saja yang Masuk Kategori Lebat?

BMKG merinci potensi hujan di 23 kota besar ke dalam beberapa kategori. Sejumlah kota diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan, sementara kota lainnya berpotensi hujan sedang hingga disertai petir.

Meski rincian nama kota per kategori tidak disebutkan secara spesifik dalam peringatan ini, BMKG menegaskan bahwa wilayah Jawa Barat secara umum perlu meningkatkan kesiapsiagaan. "Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Maluku Utara," kata Afif dalam tayangan prakiraan cuaca.

Dampak yang Perlu Diwaspadai Warga

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat maupun petir untuk tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca. Beberapa risiko yang perlu diantisipasi antara lain genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang saat berkendara.

Imbauan ini berlaku khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau memiliki kontur tanah yang labil. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati saat melintas di jalanan yang licin atau tergenang.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: kompas.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top