Motor Listrik Nasional Siap Dilaunching Prabowo, Target Petani Jadi Pengguna Utama

Penulis: Agus Hermawan  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan motor listrik nasional akan diluncurkan dalam beberapa pekan ke depan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

JAWA BARAT — Pemerintah memastikan Indonesia tak lagi hanya menjadi pasar motor listrik impor. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa produk motor listrik nasional akan segera meluncur dalam hitungan minggu. Pernyataan itu disampaikannya di hadapan para petani dan personel TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Motor Listrik untuk Petani, Bukan Sekadar Gaya Hidup

Berbeda dengan produk sejenis yang selama ini menyasar segmen perkotaan dan gaya hidup, motor listrik nasional ini disebut akan dioptimalkan untuk sektor pertanian. Presiden secara khusus menyebut harapannya agar para petani bisa beralih menggunakan motor listrik dalam kegiatan sehari-hari.

"Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor, motor listrik ya. Siapa tahu ada yang pakai mobil semua nanti," harapnya.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa kendaraan ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional di lahan pertanian. Artinya, durabilitas, daya angkut, dan ketahanan baterai di medan berat kemungkinan menjadi prioritas utama, bukan sekadar desain ramping atau kecepatan puncak.

Belum Ada Detail Spesifikasi, Pabrikan Masih Misteri

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai pabrikan yang akan memproduksi motor listrik tersebut. Tidak disebut pula apakah ini hasil kerja sama BUMN, startup lokal, atau kolaborasi dengan perusahaan swasta nasional. Spesifikasi seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, serta daya motor juga masih nihil.

Yang jelas, ini bukan kali pertama pemerintah mendorong motor listrik nasional. Sejumlah merek lokal seperti Gesits, Viar, dan Selis sebenarnya sudah lebih dulu hadir di pasar. Bedanya, kali ini ada komitmen langsung dari kepala negara untuk meluncurkan dan mengarahkan penggunaannya ke sektor produktif.

Dampak Langsung ke Sektor Pertanian dan Industri

Langkah ini bisa memicu dua dampak besar. Pertama, adopsi kendaraan listrik di pedesaan bisa mempercepat efisiensi distribusi hasil panen dan mobilitas petani. Kedua, permintaan motor listrik dalam jumlah besar untuk sektor pertanian akan mendorong skala produksi dalam negeri, menekan harga pokok, dan membuka lapangan kerja di pabrik komponen lokal.

Belum ada jadwal pasti peluncuran, namun pernyataan presiden di forum resmi TNI menunjukkan proyek ini sudah dalam tahap final. Publik tinggal menunggu nama merek, harga, dan spesifikasi teknis yang akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top