JAWA BARAT — PLN UP2D Jatim tidak hanya mengandalkan jaringan utama. Di balik layar, sistem pengaturan distribusi diperkuat dengan skema multipenyulang di Control Center. Artinya, jika satu jalur listrik bermasalah, pasokan langsung dialihkan ke jalur cadangan tanpa perlu padam.
Manager PLN UP2D Jawa Timur, Ismanta, menjelaskan bahwa pihaknya juga menempatkan peralatan back-up seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) di setiap titik lokasi acara. “Kunjungan kerja Presiden RI ke Malang menuntut pasokan listrik yang tidak sekadar menyala, tetapi harus benar-benar andal dan tanpa kedip. Kehadiran UPS ini memastikan bahwa apabila terjadi gangguan tak terduga pada jaringan makro, pasokan daya ke venue utama tetap terjaga secara kontinu tanpa interupsi sedikit pun,” ujarnya.
Personel Siaga Penuh di Lapangan
Peralatan canggih saja tidak cukup. PLN UP2D Jatim menerjunkan personel kompeten yang bersiaga penuh di lapangan. Mereka bertugas memantau performa alat secara real-time dan siap bertindak cepat jika ada anomali.
“Seluruh peralatan tersebut dioperasikan oleh personel yang kompeten dan bersiaga penuh di lapangan guna memastikan performa alat tetap optimal selama acara berlangsung,” tambah Ismanta.
Pengamanan kelistrikan ini merupakan hasil sinergi antara PLN UP2D Jawa Timur, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, Paspampres, dan jajaran pemerintah daerah setempat. Koordinasi lintas lembaga ini memastikan tidak ada celah dalam pengamanan pasokan daya.
Teknologi Digital dan Proteksi Fisik Terintegrasi
PLN UP2D Jatim mengintegrasikan sistem pemantauan digital dengan peralatan proteksi fisik di lapangan. Pendekatan hybrid ini memungkinkan tim teknis mendeteksi potensi gangguan dari jarak jauh sekaligus menyiapkan cadangan fisik di lokasi.
Keberhasilan pengamanan kelistrikan ini membuktikan kesiapan PLN dalam mengawal agenda kenegaraan. Dengan pemanfaatan teknologi distribusi modern dan infrastruktur back-up yang solid, PLN UP2D Jawa Timur kembali menunjukkan bahwa keandalan listrik bukan sekadar janji, melainkan hasil kerja sistematis di lapangan.