Pemprov Jabar Luncurkan Kampung Sosial di Kuningan, 170 Warga PPKS Terima Bantuan Sembako hingga Ternak Kambing

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 10:19:01 WIB
Pemprov Jabar meluncurkan Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Kuningan, dengan penyerahan bantuan sembako hingga ternak kambing kepada 170 warga PPKS.

KUNINGAN — Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih hadir langsung dalam peluncuran Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Rabu (29/7/2026). Program ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jabar dengan GEMA Sadulur milik Pemkab Kuningan.

Bantuan Tidak Sekadar Sembako, Ada Ternak hingga Biopori

Dalam peluncuran tersebut, diserahkan bantuan secara simbolis berupa paket sembako, alat bantu bagi penyandang disabilitas, bibit unggas, bantuan ternak kambing, seragam sekolah bagi anak yatim, bibit ikan, bibit pertanian, sarana UMKM, tempat sampah fiber, peralatan biopori, hingga perlengkapan penanganan kebencanaan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengatakan Kampung Sosial merupakan strategi mendekatkan pelayanan sosial ke masyarakat. “Kami tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga melakukan pendampingan, edukasi, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi agar masyarakat mampu keluar dari kemiskinan,” ujarnya.

Mengapa Bantuan Harus Produktif?

Noneng menekankan bahwa bantuan sosial harus dimanfaatkan secara produktif. Tujuannya agar penerima manfaat tidak bergantung pada bansos, melainkan mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri. Program ini menyasar 170 PPKS di Desa Tugumulya yang menjadi sasaran utama.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Tatiek Ratna Mustika menambahkan bahwa Kampung Sosial disinergikan dengan Program Gema Sadulur. “Melalui sinergi ini kami tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan secara mandiri,” katanya.

Bupati: Jangan Hanya Terima Bantuan, Harus Mandiri

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. “Kita tidak ingin masyarakat hanya menerima bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut menjadi jalan bagi masyarakat untuk mandiri melalui usaha dan potensi yang dimiliki,” kata Dian.

Dalam kesempatan itu, Dian juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kuningan tahun ini mendapat alokasi sekitar 1.800 unit bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan tersebut akan disalurkan ke berbagai desa, termasuk Desa Tugumulya, sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas hunian masyarakat.

Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat Jadi Prioritas

Usai peluncuran, Bupati Kuningan dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat meninjau langsung sejumlah rumah PPKS. Peninjauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan rehabilitasi sosial berbasis masyarakat yang menjadi salah satu pilar program Kampung Sosial.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah U Kusmana, Kepala Dinas Sosial Kuningan Tatiek Ratna Mustika, jajaran kepala perangkat daerah, kepala dinas sosial kabupaten/kota se-Jawa Barat, Forkopimcam Darma, pemerintah desa, serta sejumlah mitra pemerintah.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: kuninganmass.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top