JAWA BARAT — Setelah diperkenalkan beberapa bulan lalu, BAIC akhirnya menjual T1 secara resmi di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Rabu (29/7). Harga promo Rp373 juta untuk 1.000 konsumen pertama berlaku on the road Jakarta. Di luar kuota itu, harga retailnya dipatok Rp393 juta.
Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia, mengatakan peluncuran ini merupakan langkah nyata komitmen perusahaan terhadap kendaraan listrik. "Kami semakin menegaskan komitmen tersebut melalui strategi bisnis yang lebih agresif, mulai dari perluasan jaringan dealer, penguatan portofolio kendaraan hybrid, hingga memasuki era kendaraan listrik penuh dengan menghadirkan BAIC T1 sebagai Battery Electric Vehicle pertama di Indonesia," ujar Dhani di ICE BSD.
Selain potongan harga, BAIC memberikan gratis dashcam dan portable charging bagi pembeli T1 selama periode GIIAS 2026. Untuk pemasangan wall charger 7 kW, konsumen cukup membayar Rp8,7 juta, lebih murah dari harga normal Rp10 juta.
BAIC T1 dibekali motor listrik bertenaga 70 kW (94 hp) dengan torsi 176 Nm. Sumber dayanya berasal dari baterai LFP berkapasitas 42,3 kWh buatan CALB. Pabrikan mengklaim jarak tempuh maksimal mencapai 320 km dalam sekali pengisian penuh.
Salah satu keunggulan utama adalah fitur fast charging yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% hanya dalam 25 menit. Mobil ini juga dilengkapi Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,5 kW dan Vehicle-to-Vehicle (V2V) untuk mengisi kendaraan listrik lain dalam kondisi darurat.
Dari sisi keselamatan, BAIC T1 dibekali 12 sistem ADAS dan fitur Smart Parking Assist. Di kabin, terdapat headunit 12 inci yang terintegrasi dengan cluster instrumen digital 8,8 inci. Fitur-fitur ini menjadi daya tarik utama di segmen mobil listrik entry-level.
Kehadiran BAIC T1 di GIIAS 2026 menjadi sinyal persaingan mobil listrik makin ketat. Dengan harga promo Rp373 juta, T1 langsung bersaing dengan model listrik China lain yang sudah lebih dulu beredar di Indonesia.