JAWA BARAT — BAIC akhirnya mengumumkan harga jual T1 di GIIAS 2026, setelah sebelumnya hanya dipajang sebagai model pameran. Crossover listrik ini dibanderol Rp 373 juta, dan langsung bisa dipesan di ajang pameran otomotif tersebut. "Ini bisa dibilang merupakan harga subsidi, karena seperti yang kita tahu ini mobil didatangkan secara CBU," ucap Dhani Yahya saat peluncuran.
Jarak Tempuh 425 km dan Fitur ADAS Level 2 yang Lengkap
BAIC T1 mengusung motor listrik 70 kW (93,8 HP) dengan torsi 176 Nm. Baterai LFP 42,3 kWh diklaim mampu menempuh 425 km dalam siklus CLTC. Pengisian daya cepat DC dari 30 ke 80 persen hanya butuh 30 menit.
Soal fitur keselamatan, mobil ini sudah dibekali 12 paket ADAS level 2. Termasuk di dalamnya fitur parkir otomatis atau Parking Assist yang memudahkan manuver di area sempit. Ada juga Vehicle-to-Load (V2L) 3,5 kW dan Vehicle-to-Vehicle charging, yang memungkinkan mobil ini menjadi sumber listrik darurat.
Desain SUV Perkotaan dengan Ground Clearance Tinggi
BAIC menyebut T1 sebagai "The Spacious Smart EV", perpaduan kabin luas dan teknologi pintar. Posturnya mengadopsi karakter SUV yang proporsional, dengan ground clearance tinggi untuk melewati genangan air di perkotaan. Roda 18 inci melengkapi tampilan premiumnya.
Di dalam kabin, tersedia layar infotainment dengan konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur kenyamanan lain termasuk ambient lighting dan panoramic sunroof yang bisa dioperasikan dengan perintah suara.
Strategi Pasar: Target 1.000 Unit di Tengah Persaingan Ketat
Dengan harga Rp 373 juta, BAIC T1 bersaing langsung dengan crossover listrik China lain di kelas yang sama. Target 1.000 unit atau 16 persen pangsa pasar disebut Dhani sebagai target realistis untuk tahun pertama. Status CBU membuat harga jual lebih kompetitif, meski tanpa insentif PPnBM seperti mobil listrik rakitan lokal.
BAIC T1 sudah bisa dipesan di GIIAS 2026, dengan pengiriman dijadwalkan mulai kuartal keempat tahun ini. Belum ada informasi mengenai jaringan diler resmi, tapi BAIC Indonesia berencana membuka beberapa titik layanan di Jabodetabek terlebih dahulu.