Pencarian

21 SMP di Cianjur Buka Penerimaan Murid Baru Secara Daring, Disdikpora Minta Orang Tua Tak Daftar di Hari Pertama

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:41:01 WIB
21 SMP di Cianjur Buka Penerimaan Murid Baru Secara Daring, Disdikpora Minta Orang Tua Tak Daftar di Hari Pertama
SMP negeri di Cianjur membuka pendaftaran murid baru secara daring tahun ajaran 2026.

CIANJUR — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mencatat 21 SMP negeri di wilayahnya telah menggelar SPMB secara daring untuk tahun ajaran 2026. Kebijakan ini memungkinkan calon siswa mendaftar dari rumah masing-masing melalui ponsel atau laptop milik orang tua, tanpa harus datang langsung ke sekolah.

Jadwal dan Jalur Penerimaan SPMB 2026

Pembukaan pendaftaran SPMB dimulai pada 17 Juni hingga 25 Juni 2026. Disdikpora telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk melakukan sosialisasi sejak akhir Mei lalu agar orang tua memahami alur dan persyaratan pendaftaran.

Ipan Sopandi menjelaskan bahwa jalur penerimaan calon siswa masih sama dengan tahun sebelumnya. Rinciannya, jalur domisili mendapat kuota 45 persen, jalur prestasi 30 persen, afirmasi 20 persen, dan perpindahan orang tua 5 persen.

Perubahan pada Jalur Prestasi: TKA Mulai Diperhitungkan

Ada perubahan pada komponen penilaian jalur prestasi tahun ini. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai diperhitungkan sebagai salah satu indikator seleksi dengan bobot 15 persen, sama dengan bobot nilai rapor yang juga 15 persen.

"Silakan manfaatkan waktu tertentu, tidak terburu-buru mendaftar pada hari pertama karena dapat mengganggu sistem pada server SPMB di masing-masing sekolah akibat banyaknya pendaftar," kata Ipan di Cianjur, Rabu.

Antisipasi Lonjakan Pendaftar di Sekolah Favorit

Disdikpora memprediksi lonjakan pendaftar setiap tahun selalu terjadi, terutama di sekolah yang dianggap favorit. Meski begitu, pihak sekolah tetap berpedoman pada kuota yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Bagi calon peserta didik yang tidak diterima di sekolah tujuan, Disdikpora mengimbau mereka untuk mendaftar ke SMP negeri lain yang masih memiliki kuota. Alternatif lainnya, orang tua bisa mempertimbangkan sekolah swasta di sekitar tempat tinggal.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks