JAWA BARAT — Bagi ibu muda yang sedang giat mengurus tumbuh kembang si kecil, kesehatan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Salah satu bentuk perlindungan paling dasar yang sayangnya kerap terlewat adalah imunisasi lengkap sesuai jadwal. Pemerintah Kota Jayapura pun kembali mengingatkan pentingnya langkah sederhana namun krusial ini, terutama di tengah periode Bulan Imunisasi yang berlangsung selama dua bulan ke depan.
Kenapa Bulan Agustus-September Jadi Momen Krusial?
Periode ini bukan sekadar seremonial tahunan. Pemerintah menetapkan Agustus hingga September sebagai waktu konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan imunisasi anak yang mungkin terlewat, sekaligus memastikan perlindungan optimal sebelum masuk musim-musim rawan penyakit.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, secara tegas meminta para orang tua untuk aktif membawa buah hatinya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. "Bulan Agustus sampai September ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mengingatkan orang tua agar membawa anak-anaknya mendapatkan imunisasi," ujarnya kepada awak media, Kamis (27/8).
Lebih dari Sekadar Suntik: Investasi Tumbuh Kembang Anak
Banyak orang tua mungkin menganggap imunisasi hanya sekadar kewajiban untuk mendapatkan surat keterangan sekolah. Padahal, dampaknya jauh lebih dalam dari itu. Imunisasi adalah fondasi bagi sistem kekebalan tubuh anak agar mampu melawan penyakit-penyakit berbahaya seperti campak, polio, dan hepatitis B yang bisa menghambat tumbuh kembang mereka.
Abisai Rollo menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan anak harus dimulai sejak usia dini. Imunisasi tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan kesehatan, tetapi juga merupakan investasi penting untuk menjaga anak tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Jangan Tunda, Ini yang Harus Ibu Lakukan Sekarang
Jika si kecil memiliki jadwal imunisasi yang tertunda karena alasan apapun, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengejarnya. Ibu bisa langsung mengunjungi posyandu terdekat, puskesmas, atau klinik yang bekerja sama dengan pemerintah.
Jangan ragu untuk membawa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai panduan jadwal. Petugas kesehatan akan membantu memeriksa imunisasi mana saja yang sudah dan belum diberikan. Pastikan juga kondisi anak dalam keadaan sehat saat akan diimunisasi, dan jangan lupa untuk memberikan ASI atau makanan bergizi setelahnya untuk menjaga energinya.
Apa yang Terjadi Jika Imunisasi Terlewat?
Kekebalan tubuh anak tidak akan terbentuk sempurna. Ini membuatnya rentan tertular penyakit yang seharusnya bisa dicegah. Risiko komplikasi seperti pneumonia akibat campak atau kelumpuhan akibat polio menjadi ancaman nyata yang bisa dihindari hanya dengan beberapa tetes vaksin atau satu suntikan kecil.
Maka dari itu, manfaatkan momentum yang sudah disediakan pemerintah ini. Perlindungan terbaik untuk masa depan anak dimulai dari langkah kecil hari ini. Pastikan si kecil tidak tertinggal, karena kesehatan mereka adalah prioritas yang tidak bisa ditunda.