Pencarian

Selasa Pon 8 September 2026: Neptu, Watak, dan Makna Pergantian Hari dalam Kalender Jawa

Selasa, 08 September 2026 • 05:37:02 WIB
Selasa Pon 8 September 2026: Neptu, Watak, dan Makna Pergantian Hari dalam Kalender Jawa
Warga melintas di area pemukiman saat pergantian hari Selasa Pon dalam kalender Jawa dimulai setelah matahari terbenam.

JAWA BARAT — Setiap weton dipercaya menyimpan gambaran karakter tersendiri. Kali ini giliran Selasa Pon yang jatuh pada 25 Mulud 1960 dalam kalender Jawa atau 26 Rabiul Awal 1448 H versi Hijriah.

Watak Selasa Pon: Setia tapi Mudah Cemburu

Pemilik weton Selasa Pon memiliki neptu 10, gabungan dari nilai hari Selasa (3) dan pasaran Pon (7). Angka ini kerap dikaitkan dengan sifat-sifat unik yang melekat pada diri mereka.

Orang dengan weton ini menyukai kemewahan. Meski pengeluaran tetap menyesuaikan kemampuan finansial, keinginan untuk hidup serba cukup sulit dibendung.

Di balik itu, mereka pribadi yang melindungi perasaannya sendiri. Kesetiaan dan kemurahan hati hanya diberikan kepada orang-orang yang telah sesuai dengan standar pribadinya.

Jika kamu dekat dengan mereka, kamu akan mendapatkan segalanya. Namun ingat, sisi cemburu kerap muncul dan membuat mereka mudah merasa terancam dalam sebuah hubungan.

Meski terlihat tertutup, mereka sebenarnya ramah dalam kehidupan sosial. Hanya saja, pendiriannya yang kaku kadang membuat orang lain sulit mengubah keputusan yang telah dibuat.

Pergantian Hari Dimulai Bakda Magrib

Berbeda dengan kalender Masehi yang berganti pukul 00.00, kalender Jawa berganti hari setelah matahari terbenam. Sistem ini sama seperti kalender Hijriah yang berbasis peredaran bulan.

Informasi ini sekadar pengingat bahwa tradisi menghitung weton masih hidup di sebagian masyarakat Jawa. Mulai dari menentukan hari baik hingga memahami karakter seseorang, semuanya kembali ke kepercayaan masing-masing.

Jadikan ramalan ini sebagai pengayaan wawasan budaya, bukan patokan mutlak. Semua keputusan tetap ada di tanganmu.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks