Pencarian

Teater Laskar Panggung Pentaskan "Pabrik Begal", Satire Bos Kerupuk yang Ubah Usaha Jadi Pabrik Begal di ISBI Bandung

Jumat, 18 September 2026 • 08:01:32 WIB
Teater Laskar Panggung Pentaskan

BANDUNG — Panggung Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung dipenuhi penonton saat Teater Laskar Panggung membawakan "Pabrik Begal". Pertunjukan berlangsung Rabu, 16 September 2026, sebagai bagian dari Rangkaian Teater Interkultural ISBI Bandung. Permainan ekspresif para aktor membangun suasana riuh, menghibur, sekaligus menyelipkan kritik sosial.

Laskar Panggung tampil sebagai salah satu kelompok yang menyita perhatian dalam perhelatan tersebut. Cerita yang dibawakan tidak sekadar mengundang gelak tawa, tetapi juga menyoroti kerasnya realitas kehidupan lewat balutan satire dan humor.

Kisah Bos Kerupuk yang Tergiur Jadi Bandit

Naskah "Pabrik Begal" berpusat pada seorang bos pengusaha pabrik kerupuk yang kesulitan mempertahankan usahanya. Di tengah tekanan ekonomi yang berat, ia tergiur memperoleh kekayaan dengan mengubah haluan bisnisnya menjadi "pabrik begal".

Untuk menjalankan rencana itu, sang bos mengandalkan sebuah robot. Robot tersebut diciptakan oleh seorang profesor yang digambarkan sebagai sosok jahat.

Robot Ber-DNA Bajingan yang Berbalik Menasihati

Dalam cerita, robot itu dirancang dengan memasukkan DNA para bajingan dan "syaetan" ke dalam sistemnya. Program khusus kemudian diaktifkan agar robot mampu menjalankan tugas sebagai pembegal.

Sang bos berharap mesin itu menjadi sumber keuntungan yang mengantarkannya menuju kekayaan. Namun, alur cerita berkembang di luar perkiraannya.

Robot tersebut ternyata menyimpan memori dari profesor pembuatnya. Menjelang akhir hidupnya, sang profesor telah bertobat dan meninggalkan jejak pemikiran serta nilai-nilai yang membuat robot itu memiliki kesadaran berbeda.

Alih-alih menjadi alat kejahatan semata, robot itu malah berbalik memberikan nasihat kepada sang Bos Pabrik Begal. Pembalikan itulah yang menjadi pukulan satire utama pertunjukan.

Panggung Interkultural yang Mempertemukan Tradisi

Gedung Kesenian Sunan Ambu menjadi saksi kehadiran Laskar Panggung dalam perhelatan teater yang mempertemukan beragam tradisi dan pendekatan artistik dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian Teater Interkultural ISBI Bandung menjadi ruang temu para pegiat teater untuk saling menunjukkan gagasan dan gaya pementasan.

Melalui "Pabrik Begal", Laskar Panggung menempatkan humor sebagai pintu masuk kritik terhadap keserakahan dan jalan pintas menuju kekayaan. Penonton diajak tertawa, lalu dihadapkan pada pertanyaan tentang pilihan moral di baliknya.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: visi.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks