JAWA BARAT — Logitech merilis Pebble Up, mouse wireless yang bodinya bisa dimiringkan untuk berubah dari model slim menjadi vertikal ergonomis. Perangkat ini sudah dijual di China dengan harga 251 yuan atau sekitar Rp600 ribu, sementara jadwal peluncuran global belum diumumkan. Konsep 2-in-1 menawarkan fleksibilitas posisi tangan tanpa perlu membeli dua mouse terpisah.
Logitech Pebble Up membawa mekanisme lipat pada bodi mouse yang memungkinkan pengguna mengubah sudut kemiringan sesuai kebutuhan. Desain ini melanjutkan eksperimen Logitech pada aspek bentuk perangkat, setelah sebelumnya merilis Mobi Fold yang bisa dilipat saat tidak dipakai.
Bagaimana Mekanisme 2-in-1 Bekerja
Secara tampilan, Pebble Up masih mempertahankan bentuk minimalis khas lini Pebble. Perbedaannya ada pada bodi yang sedikit lebih tebal karena menyimpan mekanisme untuk memiringkan bagian mouse ke kanan.
Pengguna bisa memilih posisi datar untuk penggunaan sehari-hari, atau memiringkannya ke kanan agar tangan berada pada posisi vertikal yang lebih ergonomis. Fleksibilitas ini berguna bagi pekerja yang bergantian antara tugas presisi dan sesi kerja panjang.
Spesifikasi Sensor dan Baterai
Pebble Up memakai sensor optik dengan sensitivitas hingga 4.200 CPI. Ada empat tombol, termasuk tombol khusus pengatur DPI, tombol scroll, dan tombol gesture, plus roda scroll bersegmen untuk navigasi.
Berbeda dari mouse Pebble standar yang memakai baterai AA, Pebble Up dibekali baterai rechargeable 290mAh. Logitech mengklaim baterai bertahan hingga 90 hari dalam sekali pengisian.
Bobotnya sekitar 79 gram, hanya dua gram lebih ringan dibanding Pebble standar. Untuk konektivitas, mouse ini mendukung Bluetooth dan bisa dipasangkan dengan hingga tiga perangkat sekaligus, serta kompatibel dengan Logitech Bolt USB Receiver.
Platform yang Didukung dan Harga
Pebble Up kompatibel dengan Windows, macOS, iPadOS, Linux, ChromeOS, dan Android. Cakupan platform yang luas membuat mouse ini bisa dipakai berpindah antara laptop kerja, tablet, dan ponsel tanpa memasang ulang koneksi.
Di pasar China, Logitech menjual Pebble Up seharga 251 yuan atau sekitar Rp600 ribuan. Jadwal peluncuran di pasar global, termasuk Indonesia, belum diumumkan.
Posisi di Lini Produk Logitech
Lini Pebble dikenal sebagai jajaran mouse ringkas dengan harga terjangkau, dan Pebble Up menambah varian desain di atasnya. Langkah ini menunjukkan Logitech menyasar segmen pengguna yang peduli kenyamanan tangan tanpa masuk ke kelas mouse ergonomis premium.
Bagi pelaku kerja hybrid, kemampuan berpindah antar tiga perangkat sekaligus jadi nilai jual tersendiri. Namun harga dan ketersediaan resmi di Indonesia masih menjadi penentu apakah Pebble Up bisa bersaing di pasar lokal.