BANDUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung membuka ruang kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat ekonomi umat. Bupati Dadang Supriatna menyebut sejumlah program unggulan daerah siap dikolaborasikan dengan Syarikat Islam, mulai dari pelatihan keterampilan hingga beasiswa pendidikan.
Menurut Dadang, potensi itu perlu dimanfaatkan maksimal agar keterampilan warga meningkat dan kesempatan pendidikan makin terbuka. "Pemkab Bandung memiliki berbagai program unggulan yang siap dikolaborasikan dengan Syarikat Islam," ujarnya di hadapan peserta musyawarah cabang.
Pertanian dan BLK Jadi Pintu Masuk Kolaborasi Ekonomi
Di sektor ekonomi, kerja sama diarahkan pada optimalisasi pertanian dan penguatan ketahanan pangan daerah. Pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK) disiapkan agar lulusannya tersambung langsung dengan kebutuhan riil perusahaan.
Pola ini dinilai lebih efektif mendongkrak kesejahteraan warga dibandingkan program yang berjalan sendiri-sendiri. Dadang menilai sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah jauh lebih kuat dampaknya.
Beasiswa BESTI dan PKBM untuk Warga yang Putus Sekolah
Di bidang pendidikan, Bupati secara khusus mendorong pengurus SI memanfaatkan peluang kerja sama melalui program Beasiswa BESTI. Pengurus juga diminta mengoptimalkan keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi warga yang membutuhkan alternatif pendidikan.
Dua jalur itu disebut menjadi opsi bagi warga Kabupaten Bandung yang belum sempat menuntaskan pendidikan formal. Pemkab berkomitmen membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat agar program pelatihan kerja dan beasiswa tepat sasaran.
Harapan untuk Kepengurusan Baru Syarikat Islam
Dadang berharap kepengurusan SI yang baru mampu memperkuat organisasi dan menyusun program sesuai kebutuhan umat. Dengan begitu, sinergi dengan Pemkab Bandung dapat membuka lebih banyak kesempatan ekonomi dan pendidikan bagi warga.
Musyawarah Cabang 2026 DPC SI Kabupaten Bandung sendiri menjadi ajang konsolidasi pengurus di tingkat kecamatan. Hasil pertemuan di Ciparay itu diharapkan berlanjut ke program kerja yang bersinggungan langsung dengan warga akar rumput.