Pencarian

Polres Tasikmalaya Edukasi 8 Poin Karakter ke Pelajar SMA Muhammadiyah, dari Bahaya Tawuran hingga Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 • 08:01:01 WIB
Polres Tasikmalaya Edukasi 8 Poin Karakter ke Pelajar SMA Muhammadiyah, dari Bahaya Tawuran hingga Judi Online
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi memberikan edukasi hukum dan pembinaan karakter kepada pelajar SMA Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA — Jajaran Polres Tasikmalaya menyambangi SMA Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya untuk memberikan edukasi hukum dan pembinaan karakter langsung di ruang kelas. Kapolres AKBP Ade Papa Rihi hadir didampingi Kasat Binmas AKP Mulyadi, Kasat Lantas AKP Trias Karso Yuliantoro, serta Kasi Propam IPTU Pujiono.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Sekolah Asri Sani Meylani bersama para wakil kepala sekolah dan guru. Program bertajuk Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) ini menyasar siswa sebagai calon Generasi Emas Indonesia.

Delapan Pesan yang Dibawa Polisi ke Ruang Kelas

Dalam arahannya, Ade menekankan delapan poin yang dinilai paling relevan dengan persoalan remaja saat ini. Poin pertama menyoroti pencegahan tawuran dan geng motor yang kian brutal.

Polisi meminta pelajar berani mengambil keputusan tepat dengan tidak membawa senjata tajam maupun terlibat kelompok motor ilegal. Poin kedua soal penghentian perundungan di lingkungan sekolah.

“Masa depan kalian yang sangat cerah tidak ditentukan oleh siapa yang paling populer dan paling tenar, tetapi oleh siapa yang paling disiplin, mau belajar dengan sangat tekun, dan berani mengambil keputusan yang benar dan sangat bijak,” ujar Ade.

Poin ketiga membahas bahaya narkoba, obat terlarang, dan judi online. Peringatan keras disampaikan agar pelajar membentengi diri dari penyalahgunaan narkoba, jeratan judi online, hingga pinjaman online ilegal.

Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya AI untuk Konten Negatif

Poin keempat mengarah pada etika bermedia sosial. Pelajar diminta berhati-hati dalam berinternet, tidak menyebarkan berita bohong, serta memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi untuk hal produktif.

Poin kelima soal ketertiban berlalu lintas. Polisi mengimbau siswa mengutamakan keselamatan dengan memakai helm standar, tidak menggunakan knalpot brong, dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.

Poin keenam mendorong siswa tetap fokus belajar dan berinovasi. Mereka diajak tekun mengasah keterampilan, membangun jiwa kewirausahaan, dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Kesehatan Mental hingga Penguatan Akhlak

Poin ketujuh menyentuh kesehatan fisik dan mental. Pelajar diminta menjaga kebiasaan hidup sehat, mengelola stres dengan baik, serta terbuka berkonsultasi jika menghadapi kendala pribadi.

Poin terakhir memperkuat fondasi ilmu, iman, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Polres Tasikmalaya berharap lingkungan sekolah terus menjadi ruang aman dan kondusif.

“Maka lewat kehadiran program POLIDIK yang sangat hebat dan sangat mulia ini, Polres Tasikmalaya yang sangat peduli berharap lingkungan sekolah yang sangat indah dapat terus menjadi ruang yang sangat aman, sangat kondusif, serta mampu melahirkan generasi muda yang sangat cerdas, sangat berprestasi serta taat pada hukum,” papar dia.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks