GARUT — Partai final Piala Soeratin U-15 Zona Priangan Timur berubah menjadi duel saudara sekota. Persigar Garut dan Putra Asgar sama-sama berasal dari Kabupaten Garut, dan pertandingan berjalan ketat sejak peluit pertama.
Tidak ada gol tercipta di babak pertama. Baru setelah turun minum, Persigar memecah kebuntuan lewat pemain pengganti, Kafa Ali. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Sepuluh menit menjelang laga usai, Luthfi Fabiansyah dari Putra Asgar menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang memaksa kedua tim menjalani babak adu tendangan penalti. Prosesnya berlangsung menegangkan di hadapan seribuan pecinta sepak bola Garut yang memadati Stadion Dalem Bintang.
Persigar akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 4-3 dalam tos-tosan. Kemenangan ini menjadi tiket bagi tim asuhan pelatih Persigar untuk tampil di babak 8 besar tingkat provinsi.
Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, mengaku senang dengan prestasi anak asuhnya meski mengakui final kali ini terasa berbeda. Ia menyebut laga tersebut tidak seru karena harus mengalahkan tim sekota sendiri.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa untuk partai final. Karena dua-duanya anak-anak kami. Tapi selamat untuk anak-anakku. Semoga bisa berbicara lebih jauh di babak selanjutnya," ujar Rudy Gunawan seperti dikutip tim redaksi.
Babak 8 besar Piala Soeratin U-15 Jawa Barat akan digelar di Kabupaten Subang mulai Kamis (3/9) mendatang. Persigar akan bergabung dengan tujuh tim lain dari berbagai zona di Jawa Barat.
Dengan modal gelar juara zona, Persigar diharapkan bisa tampil percaya diri dan melangkah lebih jauh di kompetisi usia muda ini.