Pencarian

Gubernur Jabar Instruksikan Pembebasan Lahan Akses SMAN 11 Tasikmalaya

Selasa, 05 Mei 2026 • 10:48:24 WIB
Gubernur Jabar Instruksikan Pembebasan Lahan Akses SMAN 11 Tasikmalaya
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meninjau lokasi pembebasan lahan akses SMAN 11 Tasikmalaya.

TASIKMALAYA — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan solusi konkret bagi SMAN 11 Tasikmalaya yang selama ini terkendala akses masuk bagi siswa dan guru. Dalam kunjungannya ke Jalan Mangin, Kecamatan Bungursari, pria yang akrab disapa KDM ini memerintahkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera memproses pengadaan tanah untuk jalan khusus sekolah.

Instruksi ini muncul setelah Gubernur meninjau langsung fasilitas sekolah yang berdiri di kawasan bekas tambang tersebut. Dedi menilai, ketiadaan akses jalan yang layak menghambat efektivitas belajar mengajar di sekolah yang menjadi tumpuan warga Bungursari dan sekitarnya.

Spesifikasi Lahan: Panjang 350 Meter dengan Lebar 14 Meter

Gubernur meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Purwanto, untuk segera mengeksekusi lahan seluas hampir setengah hektare tersebut. Berdasarkan perencanaan, lahan yang akan dibebaskan memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar 14 meter.

“Lahan tersebut panjangnya sekitar 350 meter dengan lebar 14 meter. Jadi hampir setengah hektare. Ya sudah, dibeli saja harganya di-appraisal karena yang belinya pemerintah. Bikin jalan dari depan ke sini yang bagus,” tegas Dedi Mulyadi di sela agenda Napak Tilas Padjadjaran.

Proses pembebasan lahan ini dipastikan akan mengikuti mekanisme penilaian harga oleh tim independen (appraisal). Hal ini dilakukan agar seluruh tahapan administrasi tetap berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku meski membutuhkan penanganan cepat.

Dampak Strategis bagi Penerimaan Siswa Baru (SPMB)

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang mendampingi kunjungan tersebut menyambut positif atensi dari Pemerintah Provinsi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini akan mempercepat pengembangan wilayah Bungursari sebagai sentra pendidikan baru di Kota Tasikmalaya.

“Atensi Pak Gubernur luar biasa, beliau turun langsung dan memberikan solusi. Pemerintah provinsi akan menindaklanjuti, namun tentu proses administrasi tetap harus ditempuh sesuai aturan,” ujar Viman.

Pihak sekolah mengaku lega dengan keputusan ini. Kepala SMAN 11 Tasikmalaya, Dian Widiyastuti, menyebutkan bahwa akses jalan permanen menjadi kebutuhan mendesak, terutama saat memasuki musim penerimaan murid baru.

“Alhamdulillah, kami sangat bahagia. Bapak Gubernur telah membantu menyelesaikan permasalahan utama kami. Sebagai sekolah baru, akses jalan yang layak akan sangat membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar dan penerimaan siswa baru nanti,” kata Dian.

Kehadiran akses jalan ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMAN 11 Tasikmalaya, sekaligus memperbaiki mobilitas harian di kawasan pendidikan tersebut.

Bagikan
Sumber: newstasikmalaya.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks