Pencarian

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut Anak Kecanduan Gawai Berisiko Diabetes dan Gagal Ginjal, Orangtua Diminta Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 • 15:38:01 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sebut Anak Kecanduan Gawai Berisiko Diabetes dan Gagal Ginjal, Orangtua Diminta Bertindak
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa anak yang kecanduan gawai berisiko terkena diabetes dan gagal ginjal.

BANDUNG — Ancaman kesehatan anak di Jawa Barat tak lagi sebatas kekurangan gizi. Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan, anak-anak yang terlalu lama menatap layar gawai tanpa aktivitas fisik berisiko tinggi mengalami penyakit metabolik kronis.

"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi," kata Dedi dalam seminar yang digagas untuk membangun bangsa yang sehat dan mandiri.

Penyakit Orang Dewasa Kini Mengintai Anak-Anak

Dedi menjelaskan, kebiasaan duduk diam sambil bermain gawai membuat nutrisi dalam tubuh anak tidak terkonversi menjadi energi. Akibatnya, anak-anak kurang bergerak dan lebih rentan sakit.

Beberapa penyakit yang kini ditemukan pada anak-anak antara lain gagal ginjal dan diabetes. "Ini penyakit yang dulu identik dengan orang tua, sekarang mulai menyerang anak-anak," ujarnya.

Selain fisik, dampak psikologis juga mengkhawatirkan. Anak-anak yang kurang bergerak cenderung memiliki tingkat emosi yang tinggi dan sulit dikendalikan.

Pemprov Jabar Siapkan Program Nutrisi Ibu Hamil

Di tengah kekhawatiran itu, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan langkah antisipatif dari hulu. Dedi mengungkapkan rencana peningkatan nutrisi bagi ibu hamil sebagai tanggung jawab negara.

"Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara," jelas Dedi.

Menurutnya, negara secara material wajib menjamin asupan makanan bergizi, minuman berkualitas, dan udara bersih bagi warganya. "Seluruhnya negara harus bertanggung jawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu," katanya.

Apa yang Bisa Dilakukan Orangtua Sekarang?

Dedi meminta orangtua untuk tidak menunggu kebijakan turun. Langkah sederhana bisa dimulai dari rumah: ajak anak beraktivitas fisik, batasi waktu gawai, dan kurangi konsumsi makanan serta minuman tinggi gula.

"Jaga pula asupan anak agar tak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat," pesan Gubernur yang akrab disapa KDM itu.

Bagikan
Sumber: brilianews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks