Pencarian

Polda Metro dan KNKT Usut Dua Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Sabtu, 09 Mei 2026 • 15:55:24 WIB
Polda Metro dan KNKT Usut Dua Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Penyidik Polda Metro Jaya dan KNKT melakukan investigasi dua kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

BEKASI — Penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mempercepat pendalaman dua insiden kecelakaan di pelintasan kereta api wilayah Bekasi Timur. Fokus penyelidikan saat ini tertuju pada keterangan saksi operasional dan manajemen perusahaan terkait guna memetakan potensi kelalaian maupun kendala teknis di lapangan.

Dua peristiwa yang menjadi objek investigasi meliputi tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan KA Argo Bromo Anggrek, serta kecelakaan yang melibatkan KRL dengan armada taksi online. Polisi berupaya menyinkronkan keterangan dari berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai penyebab kecelakaan ganda tersebut.

Fokus Pemeriksaan Saksi Internal PT KAI Daop 1

Penyidik telah memanggil tiga orang saksi dari PT KAI Daop 1 Jakarta pada Jumat (8/5/2026). Para saksi tersebut memiliki peran vital dalam sistem pengawasan dan operasional perjalanan kereta api di area Daop 1 Manggarai, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto merinci identitas saksi yang diperiksa, yakni AP selaku Kepala Sintal (Sintetis Sinyal dan Telekomunikasi), CN sebagai petugas pengawas selatan, serta MAH yang menjabat sebagai customer service on train KRL.

“Seluruh keterangan saksi akan dianalisis untuk mengetahui penyebab pasti dua kecelakaan tersebut,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu, 9 Mei 2026.

Manajemen Taksi Online Turut Dimintai Keterangan

Selain otoritas perkeretaapian, polisi menyasar aspek keselamatan dari sisi penyedia layanan transportasi daring. Sejumlah pegawai PT SM Green and Smart Mobility Indonesia diperiksa secara intensif oleh penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan terhadap perusahaan ini mencakup berbagai divisi, mulai dari bagian rekrutmen pengemudi, tim pelatihan sopir, hingga manajer kontrol perbaikan dan pemeliharaan (repair and maintenance). Langkah ini diambil untuk memastikan apakah standar operasional prosedur (SOP) keselamatan telah dijalankan oleh perusahaan dan mitranya.

Penyidik juga mengambil keterangan langsung dari pengemudi taksi online berinisial RR yang menjadi korban dalam kecelakaan di perlintasan tersebut. Kesaksian RR dianggap krusial untuk membedah detik-detik sebelum benturan terjadi antara mobil dan rangkaian kereta.

Sinergi Investigasi Bersama Puslabfor Bareskrim Polri

Proses penyelidikan ini dilakukan secara simultan dengan melibatkan tim ahli dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri. Koordinasi lintas instansi ini bertujuan untuk menghasilkan analisis teknis yang akurat, baik dari sisi mekanis kendaraan maupun sistem persinyalan kereta.

Budi menegaskan bahwa tim gabungan saat ini masih bekerja di lapangan dan di ruang pemeriksaan. Pendalaman dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing lembaga, di mana KNKT fokus pada aspek keselamatan transportasi secara makro, sementara polisi pada aspek hukum dan regulasi lalu lintas.

“Sampai saat ini proses masih berjalan, dan secara simultan penyidik Polda Metro Jaya, Puslabfor Bareskrim Polri bersama KNKT seiring sejalan melakukan pendalaman,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: bogorone.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks