Pencarian

Bupati Bandung Jemput Langsung ke Kementan, Minta Solusi Kekeringan di Lahan Sawah

Kamis, 21 Mei 2026 • 13:03:53 WIB
Bupati Bandung Jemput Langsung ke Kementan, Minta Solusi Kekeringan di Lahan Sawah
Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan pertemuan dengan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan di Jakarta.

BANDUNG — Ancaman kekeringan yang membayangi lahan pertanian di Kabupaten Bandung memaksa kepala daerahnya turun tangan langsung ke tingkat pusat. Bupati Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, mengadakan pertemuan strategis dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian RI di Jakarta pada Rabu (20/5/2026).

Dalam pertemuan itu, KDS datang tidak sendiri. Ia didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa. Kehadiran dua kepala dinas ini menandakan bahwa persoalan kekeringan tidak hanya soal tanaman, tetapi juga infrastruktur pengairan yang menjadi kewenangan dinas pekerjaan umum.

Optimalisasi Sumber Air dan Irigasi Jadi Andalan

Beberapa strategi dibahas dalam koordinasi tersebut. Mulai dari optimalisasi sumber air yang sudah ada, pemanfaatan jaringan irigasi pertanian secara lebih efisien, hingga langkah antisipatif menjaga pasokan air untuk lahan petani. Semua ini dilakukan agar produktivitas pangan di Kabupaten Bandung tetap stabil di tengah ancaman perubahan iklim yang kian tidak menentu.

“Penguatan sistem pengairan pertanian sangat penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pangan masyarakat,” ujar KDS dalam pernyataannya setelah pertemuan.

Mengapa Bupati Langsung ke Jakarta?

Langkah KDS menemui langsung Ditjen LIP Kementan menunjukkan urgensi yang dihadapi petani di lapangan. Jika musim kemarau tiba tanpa ada perbaikan infrastruktur irigasi, ribuan petak sawah di wilayah Kabupaten Bandung terancam kekeringan. Hal ini bisa memicu gagal panen yang berimbas pada pasokan beras daerah dan pendapatan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, menambahkan bahwa sektor pertanian di daerahnya sangat membutuhkan dukungan irigasi yang memadai. Tanpa itu, aktivitas tanam petani tidak bisa berjalan optimal.

“Melalui koordinasi ini, diharapkan program mitigasi kekeringan dan penguatan irigasi pertanian dapat segera direalisasikan untuk mendukung pertanian Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS,” katanya.

Sinergi Pusat-Daerah di Tengah Ancaman Iklim Ekstrem

KDS menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi antara pemda dan kementerian menjadi kunci utama agar sektor pertanian tetap bertahan. Penguatan infrastruktur pengairan dinilai sebagai langkah paling krusial untuk menghadapi musim kemarau dan perubahan cuaca ekstrem yang kini semakin sering terjadi.

Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa Kabupaten Bandung tidak ingin kecolongan seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan jemput bola ke Kementan, Pemkab Bandung berharap program mitigasi bisa segera turun ke lapangan sebelum musim kemarau puncak tiba.

Bagikan
Sumber: spirits.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks