Pencarian

RSUD R Moh Noh Nur Ikuti HJB ke 544 di Malasari, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di Bogor Selatan

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:00:31 WIB
RSUD R Moh Noh Nur Ikuti HJB ke 544 di Malasari, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di Bogor Selatan
Tim medis RSUD R Moh Noh Nur memberikan layanan konsultasi gratis di peringatan HJB ke-544 di Malasari.

BOGOR — RSUD R Moh Noh Nur, rumah sakit milik Pemerintah Kota Bogor, ikut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 544 yang digelar di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, belum lama ini. Langkah ini menjadi sinyal penguatan layanan kesehatan di wilayah selatan yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota.

Mengapa Lokasi Acara di Malasari Jadi Strategis?

Desa Malasari dipilih menjadi lokasi perayaan HJB ke-544 karena mewakili wilayah penyangga yang kerap menjadi fokus program pemerataan pembangunan. Selama ini, akses warga di Kecamatan Nanggung dan sekitarnya ke rumah sakit rujukan kerap terkendala jarak dan waktu tempuh. Kehadiran RSUD R Moh Noh Nur di acara ini diharapkan bisa menjembatani kesenjangan informasi layanan kesehatan.

Dukungan Langsung untuk Warga Bogor Selatan

Manajemen RSUD R Moh Noh Nur tidak hanya hadir sebagai seremoni. Mereka membuka layanan konsultasi kesehatan gratis dan sosialisasi program jaminan kesehatan bagi warga yang hadir. Langkah ini dinilai efektif untuk memperkenalkan fasilitas dan prosedur layanan rumah sakit kepada masyarakat yang selama ini mungkin enggan berobat karena alasan birokrasi atau biaya.

Apa Dampak Kehadiran RSUD di Acara Warga?

Kehadiran langsung tim medis dan manajemen di tengah acara warga seperti HJB memberikan dampak psikologis positif. Masyarakat tidak lagi merasa rumah sakit sebagai institusi yang asing atau menakutkan. Interaksi tatap muka ini juga memudahkan warga menanyakan langsung soal rujukan, BPJS, hingga jadwal dokter spesialis tanpa harus datang ke kota.

Siapa Saja yang Paling Diuntungkan?

Warga di desa-desa sekitar Malasari, seperti Cisarua dan Bantar Karet, menjadi pihak yang paling merasakan manfaat. Mereka selama ini harus menempuh perjalanan hingga dua jam untuk mencapai rumah sakit di pusat Kota Bogor. Dengan adanya sosialisasi dan layanan langsung di desa, beban waktu dan biaya transportasi bisa ditekan.

Bagaimana Rencana Tindak Lanjut RSUD?

Pihak RSUD R Moh Noh Nur menyatakan akan terus mengikuti program-program pemerintah kota yang menyasar daerah terpencil. Partisipasi dalam HJB ke-544 ini dijadikan sebagai model untuk kegiatan serupa di kecamatan lain. Rencananya, layanan kesehatan keliling dan edukasi publik akan diperluas secara bertahap hingga akhir tahun.

Apakah Ada Program Khusus untuk Wilayah Terpencil?

Belum ada pengumuman resmi mengenai program khusus, namun kehadiran di Malasari menunjukkan adanya pergeseran strategi. RSUD R Moh Noh Nur kini lebih proaktif mendekati pasien potensial di pinggiran, bukan hanya menunggu pasien datang ke rumah sakit.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks