Pencarian

Damai di Bogor: Keluarga Korban dan Pelaku Pengeroyokan Pelajar Sepakat Berdamai Lewat Mediasi

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:17:01 WIB
Damai di Bogor: Keluarga Korban dan Pelaku Pengeroyokan Pelajar Sepakat Berdamai Lewat Mediasi
Mediasi di Mapolsek Bogor berhasil menyatukan keluarga korban dan pelaku pengeroyokan pelajar.

BOGOR — Peristiwa pengeroyokan yang menimpa seorang pelajar di Kota Bogor akhirnya berujung damai. Keluarga korban dan perwakilan pelaku sepakat untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur pidana setelah menjalani mediasi.

Mediasi digelar di Mapolsek setempat pada pekan lalu. Proses itu dihadiri langsung oleh orang tua korban, orang tua pelaku, serta perangkat kelurahan. Polisi bertindak sebagai fasilitator.

Apa yang Melatarbelakangi Keputusan Damai?

Kedua belah pihak sepakat bahwa penyelesaian secara kekeluargaan dinilai lebih baik dibandingkan proses hukum yang panjang. Korban disebut sudah dalam kondisi membaik setelah mendapatkan perawatan.

“Kami sepakat untuk berdamai. Tidak ada tuntutan dari keluarga korban. Yang penting anak kami sudah pulih dan pelaku juga sudah meminta maaf,” ujar perwakilan keluarga korban dalam kesempatan tersebut.

Isi Kesepakatan Antara Kedua Pihak

Dalam mediasi, sejumlah poin disepakati. Pelaku dan orang tuanya secara langsung menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga. Selain itu, pelaku juga bersedia menanggung biaya pengobatan korban selama masa pemulihan.

Pihak kepolisian turut memberikan pembinaan kepada para pelajar yang terlibat. Mereka diimbau untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Apakah Kasus Ini Otomatis Hapus Secara Hukum?

Meski kedua pihak berdamai, proses hukum tidak serta-merta gugur begitu saja. Kepolisian tetap mencatat peristiwa ini sebagai bagian dari data kenakalan remaja di wilayah hukum Kota Bogor.

“Kami catat sebagai tindak pidana ringan yang diselesaikan secara restoratif. Tidak ada penahanan, tapi tetap ada pembinaan,” jelas Kanit Reskrim Polsek setempat.

Bagaimana Respons Warga Sekitar?

Warga di lingkungan tempat tinggal korban dan pelaku menyambut baik keputusan damai ini. Mereka menilai langkah mediasi lebih efektif untuk menjaga kerukunan antarwarga, apalagi kedua keluarga masih bertetangga.

“Daripada jadi dendam berkepanjangan, lebih baik damai. Anak-anak juga masih sekolah, masih panjang masa depannya,” ujar seorang tokoh masyarakat yang ikut mendampingi mediasi.

Peristiwa pengeroyokan ini sebelumnya terjadi di kawasan padat penduduk Kota Bogor. Korban dikeroyok oleh sekelompok remaja saat dalam perjalanan pulang sekolah. Sempat terjadi ketegangan di media sosial, namun mediasi berhasil meredam situasi.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks