Pencarian

Pemilik Darmawangsa Wedding di Bandung Dilaporkan ke Polda Jabar, Ratusan Calon Pengantin dan Vendor Dirugikan Rp 2,4 Miliar

Selasa, 09 Juni 2026 • 15:33:01 WIB
Pemilik Darmawangsa Wedding di Bandung Dilaporkan ke Polda Jabar, Ratusan Calon Pengantin dan Vendor Dirugikan Rp 2,4 Miliar
Pemilik Darmawangsa Wedding dilaporkan ke Polda Jabar atas dugaan penipuan senilai Rp 2,4 miliar.

BANDUNG — Seorang pengusaha wedding organizer di Kota Bandung harus berurusan dengan polisi setelah diduga menipu puluhan pasangan calon pengantin dan para vendor. SCR, pemilik Darmawangsa Wedding, resmi dilaporkan ke Polda Jawa Barat atas tuduhan penipuan dan penggelapan. Total kerugian yang dikeluhkan para korban mencapai Rp 2,4 miliar.

Laporan polisi dengan nomor LP/B/1102//12026/SPKT/POLDA JAWA BARAT tertanggal 8 Juni 2026 telah diterima dan dinyatakan lengkap. Salah satu korban sekaligus penerima kuasa dari korban lainnya, Sunsun Nugraha Tasdik, membenarkan hal tersebut.

Modus: DP Terkumpul, Vendor Tak Dibayar

Berdasarkan laporan polisi, modus yang dilakukan SCR bermula ketika para korban memesan paket pernikahan. Pelaku kemudian meminta uang tanda jadi atau down payment (DP) yang ditransfer secara bertahap ke rekening atas nama terlapor.

Namun, setelah pembayaran dilunasi oleh para korban, SCR diduga tidak membayar vendor-vendor yang telah bekerja sesuai kesepakatan. Akibatnya, sejumlah vendor tidak menerima pembayaran atas jasa yang sudah diberikan untuk acara pernikahan para korban.

Korban Datangi Rumah, Pelaku Tak Ada

Para korban yang mulai curiga kemudian mendatangi kediaman SCR di kawasan Bandung. Namun, saat itu pemilik Darmawangsa Wedding tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi secara langsung pun tidak membuahkan hasil.

"Kemarin Hari Senin kita datang kembali untuk lengkapi berkas yang kurang, pas kita datang Hari Sabtu," ujar Sunsun via pesan singkat, Selasa (9/6/2026). "Alhamdulillah berkas sudah lengkap dan diterima dan akan ditindaklanjuti," tambahnya.

Polisi: Pelaku Belum Diamankan, Masih Pendalaman

Polda Jawa Barat memastikan kasus ini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan bahwa terduga pelaku adalah SCR.

"Belum. Masih diperlukan keterangan korban dan saksi-saksi penguat korban," kata Hendra saat dikonfirmasi mengenai status penangkapan pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, SCR belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang dilayangkan para korban. Polda Jabar masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari puluhan korban yang tersebar di wilayah Bandung Raya.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks