Pencarian

Rp5 Triliun Digelontorkan untuk 100 Gudang Bulog Modern, Beras Tahan Simpan Hingga 3 Tahun

Jumat, 12 Juni 2026 • 22:56:32 WIB
Rp5 Triliun Digelontorkan untuk 100 Gudang Bulog Modern, Beras Tahan Simpan Hingga 3 Tahun
Pembangunan 100 gudang modern Bulog senilai Rp5 triliun mendukung penyimpanan beras hingga tiga tahun.

JAWA BARAT — Rencana pembangunan seratus gudang anyar ini disampaikan Amran dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6). Menurutnya, proyek yang sudah mendapat persetujuan pemerintah itu akan mengubah sistem penyimpanan Bulog yang selama ini dinilai konvensional.

Gudang Tahan Lama, Stok Lebih Aman

"Memang ada bangun gudang (baru untuk Perum Bulog). Ini ada bangun gudang 100 titik, nilainya Rp5 triliun, sudah disetujui," kata Amran di hadapan anggota dewan.

Dia menjelaskan, gudang modern ini tidak sekadar tempat penyimpanan biasa. Teknologi dan fasilitas yang diterapkan memungkinkan beras disimpan minimal dua tahun, bahkan bisa tembus tiga tahun. "Jadi penyimpanannya jauh lebih bagus dari pada sekarang. Ini cukup modern," tambahnya.

Metode penyimpanan konvensional selama ini membuat beras cepat turun kualitas jika disimpan terlalu lama. Dengan gudang baru, risiko penurunan mutu bisa ditekan, sehingga stok cadangan pangan pemerintah lebih tahan lama dan siap digelontorkan kapan saja saat dibutuhkan.

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 3,5 Juta Ton

Amran menegaskan, kehadiran infrastruktur logistik ini akan langsung berdampak pada stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog sudah mencapai 3,5 juta ton hingga awal Juni 2026.

Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan kualitas terjaga, pemerintah bisa lebih leluasa melakukan intervensi pasar. Baik saat musim panen raya untuk menyerap gabah petani, maupun saat harga melonjak untuk operasi pasar.

Dorong Swasembada dan Ketahanan Pangan

Proyek ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah memperkuat sistem logistik pangan nasional. Selain menjaga stabilitas harga, gudang modern juga menjadi tameng saat terjadi gagal panen atau bencana alam yang mengganggu distribusi.

Dengan usia simpan yang lebih panjang, risiko beras membusuk atau turun kualitas di gudang bisa diminimalkan. Ini berarti efisiensi pengelolaan anggaran pangan negara juga ikut meningkat.

Bagikan
Sumber: radarbangsa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks