JAWA BARAT — Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardianto, mengumumkan langsung pemenang sayembara desain logo HUT ke-81 RI di hadapan awak media. "Karya Saudara Fajar Novario memperoleh suara 44,73% dari total suara. Sekali lagi selamat, karya Anda ditetapkan sebagai logo peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026," ucapnya.
Filosofi di Balik Angka 81: Perisai Hingga Mata Rantai
Secara visual, desain angka 8 dan 1 tidak sekadar tipografi. Menurut Wamen Juri, pola di tengah angka 8 diambil dari bentuk perisai adat yang dirajut silang dan tumpang tindih. "Ini merepresentasikan kekuatan rakyat yang saling mengunci," katanya.
Bentuk angka 8 sendiri terinspirasi dari mata rantai, simbol sila kedua Pancasila. Fajar Novario merancangnya sebagai penggambaran keadilan yang setara, saling terhubung, dan saling menguatkan. Sementara itu, pola yang mengitari lubang di angka 8 menggunakan motif bunga kapas—simbol kesejahteraan dari sila kelima Pancasila.
Keragaman Motif Daerah Jadi Fondasi Kedaulatan
Wamen Juri menegaskan desain ini lahir dari eksplorasi keragaman motif tradisional berbagai daerah di Nusantara. "Dalam keragaman tersebut, terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Juri.
Pemerintah menargetkan identitas visual ini akan digunakan secara luas dalam berbagai kegiatan seremonial dan publikasi sepanjang tahun 2026. Proses produksi merchandise dan panduan teknis penggunaan logo tengah disiapkan oleh Kementerian Sekretariat Negara.