Pencarian

Kota Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi Rp3,23 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Jumat, 03 Juli 2026 • 19:39:31 WIB
Kota Cirebon Catat 14.892 Investor Ajukan Rencana Investasi Rp3,23 Triliun Sepanjang Semester I 2026
Investor ajukan rencana investasi senilai Rp3,23 triliun di Kota Cirebon sepanjang semester I 2026.

CIREBON — Geliat investasi di Kota Cirebon menunjukkan tren positif pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan data sistem OSS RBA yang dihimpun hingga 1 Juli 2026, total nilai rencana investasi yang masuk mencapai Rp3,23 triliun, dengan 14.892 investor tercatat mengajukan rencana penanaman modal.

Penanaman Modal Asing Tembus Rp783 Miliar

Meski jumlahnya lebih kecil secara kuantitas, penanaman modal asing (PMA) tercatat berasal dari 81 investor dengan total rencana investasi sekitar Rp783,43 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa Kota Cirebon masih memiliki daya tarik bagi investor asing di tengah keterbatasan luas wilayah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman, menyatakan data tersebut membuktikan daerahnya tetap kompetitif meski memiliki sumber daya wilayah yang terbatas. “Meski memiliki keterbatasan, kami terus mengoptimalkan potensi yang ada dan mengajak para investor untuk berinvestasi di Kota Cirebon,” ujarnya di Cirebon, Jumat.

Strategi Pemkot: Optimalkan Potensi Lokal dan Kawasan Rebana

Pemkot Cirebon tidak hanya mengandalkan jumlah investor. Iing Daiman menjelaskan optimalisasi potensi daerah menjadi strategi utama, terutama untuk mendukung pengembangan kawasan Rebana yang merupakan proyek strategis nasional.

Menurut Sekda, keberadaan kawasan yang berada di bawah otoritas pemerintah pusat dinilai dapat menjadi katalis pertumbuhan investasi di daerah. Selain itu, sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata terus dipromosikan sebagai sektor investasi potensial.

“Kami akan terus memaksimalkan potensi yang ada agar minat investor terhadap Kota Cirebon tetap terjaga,” ujar Iing Daiman.

Sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk Kawasan Strategis

Iing Daiman menambahkan, pengembangan kawasan strategis tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, komunikasi intensif dengan pemerintah pusat terus dijalin untuk memastikan kolaborasi berjalan efektif.

“Kami berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat posisi Kota Cirebon sebagai salah satu daerah penyangga kawasan Rebana sekaligus meningkatkan daya saing investasi,” katanya.

Pemkot Cirebon memastikan akan mengawal seluruh pengajuan investasi yang masuk melalui sistem OSS RBA hingga tahap realisasi. Langkah ini diambil agar nilai rencana investasi yang telah tercatat dapat benar-benar terealisasi dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks