CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tengah menata kawasan Puncak. Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian optimistis penataan ini akan menciptakan kawasan yang lebih tertib dan nyaman, sehingga mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Penataan yang dilakukan Pemprov Jabar di kawasan Puncak, dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Cianjur seiring meningkatnya angka kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri," kata Bupati di Cianjur, Senin.
Penertiban Bangunan Liar di Jalur Utama
Menindaklanjuti kebijakan provinsi, Pemkab Cianjur telah melakukan penertiban terhadap puluhan bangunan kios yang berdiri di area terlarang di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur. Langkah ini memastikan tidak ada lagi bangunan liar di jalur utama menuju kawasan wisata tersebut.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar proses penataan berjalan optimal. Pemkab berharap penataan ini memberikan manfaat langsung bagi perekonomian warga Cianjur.
Nasib Relokasi Pedagang Masih Dikaji
Terkait rencana relokasi pedagang yang terdampak penertiban, Gubernur Jawa Barat telah menyampaikan bahwa rencana tersebut akan dikaji ulang. Tujuannya agar tidak menimbulkan kesemrawutan serupa di lokasi baru.
"Gubernur Jabar sudah menyampaikan bahwa rencana relokasi akan dikaji kembali agar tidak menimbulkan kesemrawutan yang sama, rencananya relokasi dilakukan di lokasi lain, bukan di lokasi yang sudah ditertibkan di kawasan Puncak," ujar Bupati.
Bupati berharap pernyataan Gubernur ini dapat menjawab permintaan para pedagang dari sejumlah lokasi, mulai dari kawasan Puncak hingga Cianjur, yang sudah ditertibkan. Para pedagang diminta menunggu hasil kajian relokasi yang akan keluar kemudian.