Pencarian

Manajemen Persib Sambangi Polresta Batang, Minta Kasus Kekerasan di KM 360 Diusut Tuntas

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 05:31:31 WIB
Manajemen Persib Sambangi Polresta Batang, Minta Kasus Kekerasan di KM 360 Diusut Tuntas
Manajemen Persib menyambangi Mapolresta Batang untuk menanyakan perkembangan penyidikan kasus kekerasan di KM 360.

BANDUNG — Deputy CEO PT PBB Adhitia Putra Herawan menegaskan pihaknya tidak ingin insiden di Rest Area Batang KM 360 berhenti sebagai perhatian sesaat. Klub, kata dia, akan terus menjalin komunikasi dengan kepolisian hingga perkara tuntas sesuai ketentuan hukum.

Insiden yang menimpa rombongan Persib pada Minggu (11/10/2026) itu mencakup kekerasan fisik, kerusakan bus, serta dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial dan perlengkapan pertandingan tim Persib Elite Pro Academy (EPA) U-18. Peristiwa tersebut menyorot soal keselamatan personel, ofisial, dan pemain muda yang tengah menjalani pembinaan.

Kunjungan ke Mapolresta Batang

Manajemen Persib menyambangi Mapolresta Batang di Jalan Gajah Mada No 200, Kabupaten Batang, Kamis (15/10/2026). Kedatangan mereka diterima tim penyidik yang dipimpin Kanit 3 Satreskrim Polresta Batang, Ipda Pipin Setyo Utomo.

Menurut Adhitia, langkah itu merupakan bagian dari tanggung jawab klub melindungi seluruh insan Persib. Klub juga ingin mendukung terciptanya lingkungan sepak bola yang aman bagi semua pihak.

"Bagi kami, persoalan ini tidak boleh berhenti menjadi perhatian sesaat. Kami ingin memastikan komunikasi dengan pihak kepolisian terus berjalan dan penanganannya dikawal hingga tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Keselamatan personel, ofisial, dan para pemain, termasuk pemain muda Persib EPA U-18, merupakan hal yang sangat penting bagi kami," ujar Adhitia, dikutip laman resmi klub.

Harapan agar Fakta Terungkap Objektif

Adhitia menekankan klub menghormati proses dan kewenangan aparat penegak hukum. Ia berharap seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

"Kami menghormati proses dan kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini. Kami berharap seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum. Bagi kami, persoalan ini bukan semata-mata tentang Persib, tetapi juga tentang keselamatan setiap orang dan pentingnya memastikan bahwa kekerasan tidak mendapat tempat dalam sepak bola Indonesia," papar Adhitia.

Koordinasi dengan Polresta Batang diharapkan mendukung penanganan perkara secara profesional dan objektif. Setiap informasi relevan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Penyidik: Kehadiran Manajemen Memotivasi Tim

Ipda Pipin mengaku kehadiran manajemen Persib telah memotivasi tim penyidik. Menurutnya, dukungan itu penting agar penyidikan berjalan transparan dan seterang-terangnya.

"Terima kasih kepada manajemen Persib yang hari ini telah bersilaturahmi ke Satreskrim Polresta Batang untuk menanyakan perkembangan daripada tindak pidana penganiayaan yang dialami oleh pemain Persib U-18 di rest area 360. Kemudian memberikan support supaya Polresta Batang dalam melakukan penyidikan tindakan pidana ini dapat dengan transparan dan seterang-terangnya," ungkap Ipda Pipin.

Imbauan kepada Bobotoh dan Jakmania

Pipin mengimbau kedua pendukung, Persib maupun Persija Jakarta, menjaga kondusivitas sepak bola Indonesia. Ia meminta proses hukum berjalan sebagaimana mestinya tanpa provokasi.

"Satreskrim Polresta Batang mengimbau kepada yang pertama untuk supporter atau pendukung dari Persib Bandung agar jangan terprovokasi atau terpengaruh dengan adanya kejadian tersebut di rest area 360," harap Ipda Pipin.

"Kami mohon supaya tetap tenang, serahkan kepada kami dari pihak kepolisian Polresta Batang untuk dapat pengusuh tuntas perkara ini dan untuk menemukan pelaku-pelaku yang lain. Untuk supporter dari Persija atau Jakmania yang menjadi terduga, kami minta menyerahkan diri ke Polresta Batang atau menghubungi pihak kami sehingga akan lebih membuat dunia sepak bola ini lebih damai," tambahnya.

Manajemen Persib turut mengajak seluruh Bobotoh tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan memberikan dukungan secara positif. Klub memahami keprihatinan yang dirasakan Bobotoh atas peristiwa tersebut.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: juaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks