BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengapresiasi sinergi berbagai elemen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Penghargaan diberikan kepada perwakilan pelajar, tokoh masyarakat, pengurus wilayah, hingga mitra strategis yang berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
Tak hanya itu, Pemkot Bogor juga memberikan penghargaan khusus kepada penerima Akreditasi Gugus Depan Pramuka Tingkat Nasional serta tokoh inspiratif Kota Bogor. Apresiasi serupa diberikan kepada jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Kota Bogor, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor, dan Komandan Detasemen Polisi Militer III/1 Bogor.
Penghargaan untuk Mitra Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk terima kasih atas dedikasi dan komitmen berbagai pihak. “Terima kasih atas sinergi, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan karya terbaik bagi kemajuan Kota Bogor,” ujar Dedie dalam sambutannya.
Menurut Dedie, pembangunan Kota Bogor saat ini masih memerlukan penyempurnaan dari sisi program dan kebijakan. Keterbatasan anggaran dan sumber daya menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Ia menyebut pembangunan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia menjadi dua prioritas utama yang terus didorong.
Program Sosial: Kacamata Gratis untuk 350 Lansia per Kecamatan
Rangkaian peringatan HJB ke-544 juga diisi dengan program sosial berupa pemberian kacamata gratis bagi lansia. Program ini digagas oleh Lansia Aktif Peduli Indonesia (LANTIP) Kota Bogor dan menargetkan sebanyak 350 hingga 500 penerima manfaat di setiap kecamatan.
Selain itu, Pemkot Bogor secara simbolis menyerahkan lima unit CCTV outdoor untuk mendukung keamanan dan pengawasan lingkungan di wilayah Kota Bogor. Langkah ini dinilai sebagai upaya preventif menjaga kondusivitas wilayah.
Dedie Rachim: Momentum Memperkuat Komitmen Bersama
Dedie Rachim menegaskan bahwa Hari Jadi Bogor bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. “Dan saya yakin semua, Forkopimda, seluruh ASN, tidak sedang bertopang dagu, tidak sedang berpangku tangan, tetapi betul-betul kami semua sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sumber daya manusia Bogor harus memiliki daya saing. “Masyarakat Bogor harus mampu melakukan langkah-langkah yang inovatif dan kreatif, sehingga tidak semua kegiatan dan pergerakan ekonomi ditopang oleh APBD semata,” ungkapnya.
Melalui peringatan HJB ke-544, Dedie berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan semakin kuat sehingga mampu melahirkan berbagai gagasan kreatif untuk mendukung terwujudnya Bogor yang lebih maju.