CIREBON — Kota Udang ini memiliki deretan warung sate yang sudah melegenda, masing-masing dengan ciri khas bumbu dan cara penyajian yang berbeda. Mulai dari sate kambing muda yang empuk hingga sate kalong yang eksklusif hadir di malam hari, semuanya bisa dinikmati dengan harga ramah di kantong.
Sate Kalong: Kuliner Malam yang Hanya Buka Selepas Magrib
Salah satu yang paling unik adalah Sate Kalong. Sesuai namanya, warung ini hanya beroperasi pada malam hari, mirip dengan kelelawar atau "kalong" dalam bahasa setempat. Pengunjung bisa menikmati sate kambing yang dibakar dengan arang, menghasilkan aroma smokey yang khas.
Biasanya, sate ini disajikan dengan lontong atau nasi, ditambah siraman kuah kecap pedas yang meresap. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp15.000 per porsi, membuatnya jadi favorit anak muda dan buruh yang baru pulang kerja.
Sate Kambing Muda: Tekstur Empuk yang Jadi Primadona
Selain sate kalong, beberapa warung di Cirebon juga menyajikan sate kambing muda. Dagingnya dipotong kecil-kecil, tidak terlalu berlemak, dan dibakar setengah matang agar tetap juicy. Bumbu kacangnya pun dibuat tanpa terlalu banyak minyak, sehingga terasa ringan di lidah.
Warung-warung ini biasanya ramai dikunjungi pada akhir pekan. Pembeli bisa memilih sendiri potongan daging yang diinginkan, lalu dibakar langsung di tempat oleh penjaga warung. Proses memasak yang transparan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan kuliner.
Lokasi dan Waktu Berburu Sate di Cirebon
Kelima tempat rekomendasi ini tersebar di beberapa titik di Cirebon, seperti di sekitar Jalan Kalibaru dan kawasan pecinan. Sebagian besar buka mulai sore hari hingga larut malam, sementara Sate Kalong baru mulai beroperasi setelah salat Magrib.
Bagi wisatawan yang baru pertama kali datang, disarankan untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan. Beberapa warung bahkan sudah buka sejak pukul 16.00 WIB, terutama untuk menyajikan sate kambing muda yang laris manis.
Harga Mulai Rp15.000, Cocok untuk Semua Kalangan
Dengan harga mulai Rp15.000 per porsi, kuliner sate di Cirebon bisa dinikmati oleh semua kalangan. Satu porsi biasanya berisi 10 tusuk sate dengan lontong atau nasi hangat. Untuk porsi lebih besar, pengunjung bisa memesan dengan harga Rp25.000 hingga Rp50.000 tergantung jenis daging dan ukuran.
Tak heran jika warung-warung ini selalu ramai, terutama pada malam Minggu. Selain rasanya yang autentik, suasana makan di pinggir jalan dengan angin malam khas pesisir utara Jawa menjadi pengalaman tersendiri.