Pencarian

Pemkot Bekasi Gelar Pelatihan HAM bagi 25 Aparatur, Sekda Tekankan Layanan Publik Tak Boleh Abaikan Hak Warga

Rabu, 02 September 2026 • 09:11:01 WIB
Pemkot Bekasi Gelar Pelatihan HAM bagi 25 Aparatur, Sekda Tekankan Layanan Publik Tak Boleh Abaikan Hak Warga
Pemkot Bekasi membuka pelatihan Kota Hak Asasi Manusia bagi 25 aparatur, akademisi, dan perwakilan kelompok masyarakat.

KOTA BEKASI — Sebanyak 25 peserta mengikuti Pelatihan Kota Hak Asasi Manusia yang digelar Pemkot Bekasi sejak 1 hingga 3 September 2026. Mereka terdiri atas aparatur pemerintah daerah, akademisi, hingga perwakilan elemen kelompok masyarakat lokal di kawasan Jawa Barat itu.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali jajaran birokrasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan hak ke dalam skema pelayanan yang adil dan inklusif. Pendekatan humanis disiapkan agar program pembangunan fisik daerah berjalan selaras dengan pemenuhan hak dasar warga negara.

Isi Pelatihan: Membekali 25 Aparatur dengan Prinsip Kesetaraan

Seluruh rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas ini berlangsung di wilayah Kota Bekasi. Materi yang disampaikan menyasar tata kelola pelayanan publik yang ramah terhadap hak-hak dasar masyarakat, bukan sekadar orientasi pada pembangunan fisik semata.

"Seluruh kebijakan pemerintah harus berlandaskan prinsip-prinsip HAM. Semoga dengan Pelatihan Kota HAM ini prinsip-prinsip HAM bisa diterapkan dalam memberikan layanan kepada masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, dalam keterangan tertulisnya kepada RRI, Selasa (1/9/2026).

Mengapa Pendekatan Humanis Krusial dalam Tata Kelola Pemerintahan?

Junaedi menegaskan tata kelola pemerintah tidak bisa hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Pemenuhan hak-hak dasar setiap warga negara harus berjalan beriringan dengan program-program infrastruktur yang tengah digencarkan.

Ia menekankan pentingnya eksekusi langkah nyata dari setiap materi pembekalan yang telah diterima. Implementasi langsung di lapangan dinilai mampu mendorong terciptanya sistem tata kelola pemerintahan yang jauh lebih ramah terhadap masyarakat.

Harapan Pemkot: Lahirkan Langkah Konkret di Lapangan

Pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta semata. Pemkot Bekasi mendorong lahirnya aksi nyata dari setiap aparatur dalam memberikan pelayanan publik sehari-hari.

"Harapan kami, prinsip-prinsip HAM dapat semakin terintegrasi dalam pembangunan Kota Bekasi. Menuju tata kelola pemerintahan yang semakin humanis, adil, dan berpihak pada pemenuhan hak seluruh masyarakat," ujar Junaedi.

Penerapan prinsip kesetaraan hak publik ini akan diselaraskan dengan standar regulasi pelayanan aparatur sipil negara di daerah. Pemkot Bekasi juga akan melakukan evaluasi berkala untuk mengukur tingkat efektivitas pelaksanaan layanan di lapangan.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks