Pencarian

Harga Laptop Naik 20 Persen, Vendor PC Kejar Cuan AI PC

Kamis, 10 September 2026 • 13:04:31 WIB
Harga Laptop Naik 20 Persen, Vendor PC Kejar Cuan AI PC
Pengiriman PC global turun 4,9 persen pada kuartal kedua 2026 seiring pergeseran pasar ke perangkat AI PC.

JAWA BARAT — Pasar PC global sedang bergeser. Kelangkaan dan lonjakan harga komponen memori memaksa produsen meninggalkan segmen laptop murah dan beralih ke perangkat AI PC berharga tinggi. Strategi ini menekan volume pengiriman, tapi mendongkrak pendapatan vendor ke level rekor.

Laporan International Data Corporation (IDC) mencatat pengiriman PC global merosot 4,9 persen pada kuartal kedua 2026. Di periode yang sama, IDC memproyeksikan harga rata-rata PC naik hingga 20 persen sepanjang tahun, lalu melandai pada 2027.

Tekanan Biaya Memori Ubah Peta Produksi

Pasokan semikonduktor global kini lebih banyak dialokasikan untuk membangun infrastruktur server dan pusat data AI. Akibatnya, harga RAM dan NAND melonjak dan pasokannya terbatas.

Vendor merespons dengan memprioritaskan komponen untuk lini premium, khususnya AI PC. Perangkat ini biasanya dibekali kombinasi CPU, GPU, dan NPU terbaru yang menuntut kapasitas memori lebih besar. Harga jual per unit naik, margin keuntungan ikut menebal.

"Produsen harus mengompensasi penurunan volume pengiriman dengan menetapkan harga jual yang lebih tinggi untuk mempertahankan atau menumbuhkan pendapatan mereka," ujar Director of Consumer Research IDC, Jitesh Ubrani.

Pendapatan HP, Dell, dan Lenovo Justru Melonjak

Hasilnya terlihat di laporan keuangan kuartalan tiga vendor besar. HP mencatat lonjakan pendapatan divisi personal systems 18 persen pada Q2, meski total penjualan unitnya merosot 16 persen.

Dell membukukan kenaikan pendapatan 20 persen di grup client solutions. Lenovo meraih pertumbuhan pendapatan PC dan perangkat pintar mendekati 30 persen.

CFO HP, Karen Parkhill, mengonfirmasi porsi pengiriman AI PC terus ditingkatkan dan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis ke depan.

Sektor Komersial Jadi Tumpuan, Ritel Menahan Diri

Analis UBS, David Vogt, menilai sektor komersial yang menyumbang sekitar 75 persen volume pasar PC jadi penopang utama. Banyak perusahaan rela membayar lebih demi sistem AI PC lokal yang aman untuk mengolah data sensitif tanpa bergantung pada cloud.

Segmen konsumen ritel diprediksi lebih sulit menerima kenaikan harga. Pembeli kasual masih enggan membayar premium hanya demi fitur AI yang manfaat praktis hariannya belum terasa.

Harga Murah Baru Kembali Paling Cepat 2028

Bagi konsumen yang menanti laptop kembali murah, kabar buruknya adalah krisis pasokan memori diperkirakan belum mereda dalam waktu dekat. IDC memproyeksikan kondisi pasokan memori baru mulai membaik paling cepat pada 2028.

Artinya, harga PC belum akan kembali ke tingkat harga 2025 dalam waktu dekat. Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup, pergeseran ini menandakan biaya perangkat kerja dan server lokal akan tetap tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Follow jabarklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks