JAWA BARAT — Data YTD Juli 2026 menunjukkan dominasi investor muda di bawah usia 30 tahun dalam struktur pasar modal nasional. Namun, Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina, menilai pertumbuhan jumlah investor tanpa diiringi pemahaman yang memadai justru berpotensi memicu keputusan finansial yang keliru di kemudian hari.
"Tantangan pasar modal kini bukan hanya memperluas akses investasi, tetapi memastikan masyarakat memahami produk dan risikonya," ujar Susy dalam keterangan resmi yang diterima usai acara, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, edukasi menjadi pekerjaan rumah bersama pelaku industri. Literasi yang hanya 17,78 persen berbanding terbalik dengan penetrasi investor yang terus bertumbuh, sehingga rawan melahirkan perilaku spekulatif ketimbang investasi jangka panjang.
MNC Sekuritas mengambil peran dengan mendukung rangkaian PKKMB Cakrawala University 2026 yang berlangsung Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026). Sebanyak 1.205 mahasiswa baru mengikuti kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai seremoni penyambutan, tetapi juga pembekalan keterampilan profesional dan finansial.
Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas, Andri Muharizal, turut hadir dalam forum tersebut. Kehadirannya menegaskan komitmen perusahaan dalam menjembatani dunia akademik dengan industri pasar modal, khususnya bagi calon investor muda.
Rektor Cakrawala University, Alim Anggono, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi akademik untuk bersaing di dunia kerja.
"Mahasiswa Cakrawala University diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan kerja, tetapi juga memiliki literasi finansial serta keberanian untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab sejak dini," kata Alim.
Kegiatan PKKMB tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno serta Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Ali Maulana Hakim. Kehadiran pejabat publik ini menunjukkan bahwa literasi keuangan telah menjadi agenda strategis pembangunan sumber daya manusia.
Founder & Ketua Pembina Yayasan Cakrawala University, Achmad Zaky, juga hadir dalam acara yang mengusung semangat menyiapkan talenta digital dan finansial yang adaptif. Kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan pelaku industri efek ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan indeks literasi yang masih tertinggal jauh dari angka inklusi.
Bagi mahasiswa, pemahaman atas instrumen seperti saham dan obligasi sejak dini akan membentuk kebiasaan menabung dan berinvestasi yang sehat. Hal ini sejalan dengan target regulator untuk menciptakan ekosistem pasar modal yang tidak hanya ramai secara jumlah, tetapi juga matang secara perilaku.