AWS Rilis Multiview 11 Feed Live, JioHotstar Pakai untuk IPL

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 10 September 2026 | 20:34:31 WIB
AWS memperkenalkan fitur Dynamic Multiview yang memungkinkan penonton menyaksikan hingga 11 feed video dalam satu layar.

JAWA BARAT — Pengumuman ini disampaikan AWS pada Kamis lalu, bertepatan dengan gelaran IBC 2026 di Amsterdam yang berlangsung 11-14 September. Multiview — menonton beberapa feed video dalam satu layar — memang jadi fitur yang paling sering diminta pelanggan, terutama untuk konten olahraga.

Bagaimana Dynamic Multiview Bekerja

Pendekatan lama untuk menghadirkan multiview selalu menuntut kompromi. Tiled encoding membatasi jangkauan ke perangkat yang mendukung HEVC, sementara kompositing di sisi klien butuh SDK khusus untuk tiap perangkat. Adapun kompositing di sisi server mengharuskan setiap kombinasi layout di-encode terlebih dahulu — dan biayanya setara dengan membangun kanal baru.

AWS memangkas semua itu. Sumber video cukup di-encode sekali lewat AWS Elemental MediaLive, lalu Elemental MediaPackage menyusun layout di domain terkompresi tanpa reencoding. Hasilnya dikirim sebagai satu stream adaptive bitrate melalui HLS atau DASH.

Menurut AWS, pendekatan ini menjangkau lebih dari 95% perangkat konsumen dengan satu kunci DRM. Tidak perlu SDK, tidak perlu build khusus per perangkat, dan tidak perlu vendor tambahan.

JioHotstar Jadi Pengguna Pertama untuk IPL

India's JioHotstar sudah lebih dulu memakai fitur multiview AWS untuk menghadirkan tampilan quad-view pada laga kriket Indian Premier League (IPL).

"AWS Elemental MediaPackage Multiview lets us deliver multiple synchronized camera angles within a single stream, putting our subscribers in control of how they experience live sports," ujar Akash Saxena, CTO JioHotstar, dalam pernyataannya.

Saxena menambahkan pendekatan server-side composition ini membuat pengalaman premium tersebut bisa diskalakan ke lebih dari 100 juta penonton tanpa melipatgandakan kompleksitas origin atau biaya CDN. Menurutnya, ini jadi pembeda nyata di lanskap OTT India yang kompetitif.

Metadata AI dan Optimasi Iklan

Selain Dynamic Multiview, AWS memperkenalkan Elemental Inference Contextual Metadata. Fitur ini memakai AI untuk mengekstrak metadata dari video live secara real time, yang kemudian dipakai untuk pengalaman video personal dan pengambilan keputusan iklan kontekstual.

Ada pula AWS Elemental MediaTailor Yield Optimization yang mengisi otomatis inventaris iklan kosong memakai demand dari Amazon Publisher Services (APS). Tujuannya jelas: memaksimalkan pendapatan iklan penyedia layanan.

Rangkaian kemampuan baru ini juga mencakup AWS Elemental MediaTailor Low-Latency Ad Insertion, yang menyisipkan iklan personal ke stream latensi rendah lewat HLS interstitials milik Apple.

Siapa Saja yang Sudah Pakai AWS

Samira Bakhtiar, general manager telco, media, entertainment, games and sports AWS, menyebut kemampuan baru ini membuka jalan bagi "truly personalized live TV".

"AWS helped build the streaming era. Now we're helping to build the intelligence era. Every frame of live video is personalized and understood," ujarnya.

Klaim AWS, layanan cloud mereka dipakai penyedia streaming untuk melayani hampir 2 miliar pelanggan di seluruh dunia. Fox, Amazon MGM Studios, Disney, HBO, NBCUniversal, Sony, dan Netflix masuk daftar perusahaan media yang memakai AWS.

Amazon sendiri membeli Elemental Technologies, perusahaan teknologi encoding video dan pengiriman konten, pada 2015 dengan nilai yang dilaporkan mencapai 500 juta dolar AS tunai.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top