JAWA BARAT — Google resmi meluncurkan pembaruan besar untuk platform Google Home, yang mencakup peningkatan pada asisten suara Gemini, fitur kamera Nest, dan aplikasi utama. Pembaruan ini sudah mulai digulirkan melalui program akses awal (early access) dan menyasar pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Salah satu fokus utama pembaruan ini adalah peningkatan performa asisten suara Gemini. Google mengklaim telah mengurangi jumlah aktivasi tidak sengaja akibat hotword yang salah tangkap, serta meningkatkan penyaringan suara latar belakang saat fitur Continued Conversation aktif.
“Gemini sekarang lebih andal mengakhiri percakapan saat Anda mengatakan ‘Tidak, terima kasih’ atau ‘Berhenti’ untuk pertanyaan lanjutan,” tulis Google dalam pengumuman resminya.
Perintah dasar seperti mengatur timer, alarm, dan daftar belanja juga diklaim lebih cepat dan akurat. Contoh perintah yang bisa dicoba: “Mulai timer telur 6 menit”, “Setel alarm besok pagi jam 6”, atau “Tambahkan bahan puding chia sarapan sehat ke daftar belanjaanku”.
Untuk urusan hiburan, Google mengatakan pemutaran musik dan video di Spotify serta YouTube kini dimulai lebih cepat. Permintaan sederhana seperti “putar musik” atau memutar daftar putar yang disukai juga langsung merespon tanpa jeda berarti.
Gemini juga kini bisa menjawab pertanyaan seputar konten yang sedang diputar, seperti “Siapa yang menyanyikan lagu ini?”. Fitur ini melengkapi peningkatan akurasi saat memutar dan mengacak daftar putar.
Di sektor keamanan, kamera Nest dan kamera Google Home lainnya mendapatkan dukungan AI Gemini yang lebih baik. Fitur Familiar Faces (Pengenalan Wajah) kini diperbarui secara otomatis untuk menyimpan contoh wajah yang paling baru dan akurat.
Selain itu, deskripsi kejadian yang dihasilkan Gemini kini juga menyertakan informasi audio, seperti “anjing menggonggong”, “alarm”, atau “suara langkah kaki”. Ini memudahkan pengguna memahami konteks kejadian tanpa harus menonton ulang rekaman video.
Aplikasi Google Home di Android mendapat antarmuka camera event yang lebih cepat, sementara versi iOS mendapatkan timeline kamera yang lebih mulus. Google juga menyebutkan beberapa perbaikan bug yang signifikan:
Mayoritas model Nest Thermostat kini bisa mendeteksi potensi masalah pada sistem HVAC (pemanas, ventilasi, pendingin udara) secara otomatis, dan memungkinkan pengguna menghubungi profesional untuk bantuan. Sementara itu, sakelar Matter juga mendapat peningkatan, termasuk kemampuan mengonfigurasi aksi untuk tombol pada sakelar langsung dari device tile, serta menggabungkan sakelar multi-tombol menjadi satu device tile yang terpadu.
Pembaruan ini menandai langkah Google untuk membuat ekosistem rumah pintar lebih intuitif dan bebas hambatan. Bagi pengguna yang sudah memiliki perangkat Google Home, Nest, atau Chromecast, pembaruan ini layak dinantikan untuk pengalaman yang lebih mulus.