BANDUNG — Polisi membeberkan tiga kasus begal yang sempat viral di media sosial dan terjadi di wilayah Jawa Barat. Meski seluruh pelaku sudah berhasil dibekuk dalam hitungan jam, modus operandi yang digunakan mengkhawatirkan, termasuk melibatkan anak sekolah sebagai pelaku.
Salah satu peristiwa terjadi di Flyover Kopo, Kota Bandung, pada 19 Juli 2026. Korban yang hendak berangkat kerja tiba-tiba dipepet oleh dua begal bersenjata tajam.
"Pelaku bernama atas RP dan FF ini telah menghadang korban dan HP dan motor korban sempat dirampas," ungkap Hendra dari Satreskrim Polrestabes Bandung. Kedua tersangka berhasil ditangkap dalam waktu kurang lebih tiga jam setelah laporan diterima.
Di wilayah Cikawao, Kota Bandung, pada 17 Juni 2026, para begal beraksi dengan senjata tajam dan menyasar pengendara ojek online (ojol). Ponsel dan motor korban sempat berhasil dirampas.
"Dia menggunakan senjata tajam ya dan pelaku ini panik dan melarikan diri dan ini Alhamdulillah juga sudah ditangkap dalam waktu kurang lebih 35 menit setelah laporan masuk," kata Hendra. Kecepatan respons polisi menjadi kunci dalam pengungkapan kasus ini.
Peristiwa begal lainnya terjadi di Cianjur pada awal Juli 2026. Sasaran pelaku adalah remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Fakta yang lebih miris terungkap saat polisi menangkap komplotan tersebut.
"Komplotan pelaku ya ternyata merupakan anak sekolah yang sedang berlibur sengaja berkeliling dini hari pada pada hari itu dengan menggunakan senjata tajam," pungkas Hendra. Pelaku memanfaatkan waktu libur sekolah untuk beraksi.
Berdasarkan catatan Polda Jabar, total terdapat 19 kasus begal yang viral di media sosial di berbagai wilayah selama beberapa bulan ke belakang. Seluruh pelaku sudah berhasil ditangkap oleh polisi, menunjukkan respons cepat aparat dalam menangani kejahatan jalanan yang meresahkan warga.