BANDUNG — Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat 2026 berhasil menekan anggaran pelaksanaan dari lebih Rp1 miliar menjadi sekitar Rp450 juta melalui langkah efisiensi dan optimalisasi dukungan pendanaan. Konferprov dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Bandung dengan sistem mandat untuk mengakomodasi 816 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sosialisasi tahap I digelar secara daring pada Sabtu (25/7) untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan demokratis.
Anggaran Ditekan Hingga 55 Persen
Pelaksana Tugas Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri mengatakan, perhitungan awal kebutuhan biaya dengan DPT sekitar 816 orang mencapai lebih dari Rp1 miliar. "Kami berupaya semaksimal mungkin agar Konferprov tetap terlaksana tanpa mengurangi kualitas maupun tahapan organisasi yang harus dijalankan," ujarnya, Sabtu (25/7).
Melalui efisiensi dan optimalisasi pendanaan, panitia berhasil menekan anggaran menjadi sekitar Rp450 juta. Kebijakan ini juga didukung penerapan sistem mandat sesuai AD/ART PWI, di mana satu peserta dapat membawa maksimal tiga mandat untuk organisasi dengan anggota 500–1.000 orang. Ahmad Syukri menegaskan kebijakan itu bukan keputusan baru panitia, melainkan mengacu pada ketentuan organisasi.
Jadwal dan Tahapan Pencalonan
Penetapan jadwal 12–13 Agustus mempertimbangkan masa berlaku Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas yang berakhir pada 19 Agustus 2026. "Semua tahapan tetap kami laksanakan meskipun waktu yang tersedia sangat terbatas," kata Ahmad Syukri.
Panitia membuka pendaftaran bakal calon Ketua PWI Jawa Barat dan Ketua Dewan Kehormatan pada 27–31 Juli 2026 di Sekretariat PWI Jawa Barat. Selanjutnya, perbaikan administrasi diberi kesempatan pada 1–2 Agustus 2026 sebelum dokumen dikirim ke PWI Pusat untuk verifikasi. Nama-nama bakal calon yang memenuhi persyaratan akan diumumkan menjelang konferensi. Masa kampanye berlangsung sejak 27 Juli hingga 11 Agustus 2026, memberi kesempatan setiap calon menyampaikan visi-misi ke anggota PWI di berbagai kabupaten/kota.
Sistem Mandat dan Verifikasi Data Anggota
Ahmad Syukri meminta seluruh pengurus PWI kabupaten/kota segera melakukan verifikasi data anggota untuk penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga DPT. Panitia memfasilitasi percepatan administrasi bagi anggota yang masih dalam proses perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA). "Kami ingin memastikan tidak ada anggota yang kehilangan hak konstitusionalnya dalam konferensi hanya karena persoalan administrasi," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Roberto Purba menyebut persiapan teknis meliputi pemesanan ballroom, akomodasi peserta, sistem publikasi, dan pelayanan peserta. Panitia juga menyiapkan petugas di sekretariat untuk melayani proses pendaftaran bakal calon dan administrasi peserta. Steering Committee dipimpin Ahmad Syukri, sedangkan Organizing Committee diketuai Roberto Purba dengan Zaenal Ihsan sebagai Sekretaris OC.
Melalui sosialisasi tahap I ini, panitia menekankan transparansi dan demokrasi sebagai prinsip utama penyelenggaraan Konferprov PWI Jawa Barat 2026.