BOGOR — Stadion Pakansari, Cibinong, akhirnya siap menggelar pertandingan sepak bola level internasional untuk pertama kalinya. Laga pembuka Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 mempertemukan tuan rumah Indonesia dengan Kamboja pada Senin malam. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengklaim kesiapan lapangan dan infrastruktur pendukung sudah seratus persen.
"Persiapan untuk lapangan sudah 100 persen, infrastruktur di luar juga sudah 100 persen, tinggal kita hari ini melakukan pembersihan," kata Rudy usai apel korve massal, Minggu (26/7).
Pemkab Bogor mengerahkan Dinas Perhubungan untuk memastikan tidak ada parkir liar di sekitar stadion. Arus lalu lintas menuju lokasi pertandingan harus tetap lancar, terutama dari gerbang Exit Tol Sentul Sirkuit hingga area Pakansari.
Pedagang kaki lima tetap diperbolehkan berjualan, namun lokasi mereka ditata agar tidak menghalangi akses penonton. "Kita ingin ekonomi tetap hidup, tetapi parkir dan pedagang harus ditata sebaik mungkin," ujar Rudy.
Sebagai tahap akhir persiapan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan elemen masyarakat dikerahkan melakukan korve massal. Area yang dibersihkan meliputi sepanjang jalur dari Exit Tol Sentul Sirkuit hingga masuk ke area Stadion Pakansari.
Rudy menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. "Kita diberikan kepercayaan, diberikan kehormatan oleh bangsa Indonesia sebagai salah satu venue Piala AFF. Hari ini kita bukan hanya membawa wajah Bogor, tetapi membawa wajah bangsa Indonesia," tuturnya.
Bupati juga menjadikan standar kebersihan dan pelayanan selama turnamen sebagai patokan ke depan. Ia ingin setelah Piala AFF, pelayanan Stadion Pakansari kepada masyarakat tetap terjaga levelnya.
Pertandingan Indonesia vs Kamboja pada Senin (27/7) menjadi laga pembuka turnamen sepak bola Asia Tenggara yang untuk kali pertama digelar di Stadion Pakansari. Tiket pertandingan telah habis terjual dalam beberapa hari terakhir.