Pelatih Pencak Silat Se-Jawa Barat Ikuti Sosialisasi Peraturan 2026, Ketua Wasit Eropa Hadir Langsung Belajar

Penulis: Darmawan Putra  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 08:05:31 WIB

BANDUNG — Puluhan pelatih pencak silat dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti sosialisasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026 yang digelar Pengurus Provinsi IPSI Jawa Barat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) dan dihadiri langsung oleh Ketua Lembaga Wasit Eropa, Erofa Ipo Volak, yang tengah melakukan kunjungan kerja di Indonesia.

Kehadiran Erofa Ipo Volak menjadi perhatian khusus. Ia datang untuk mempelajari secara langsung aturan baru yang nantinya akan disosialisasikan kepada komunitas pencak silat di Eropa. Selain itu, hadir pula Ketua Lembaga Wasit Internasional Titih dan Deni Hendrik Akbar.

Wasit Internasional Ikut Bagikan Pengalaman

Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah wasit internasional dari Jawa Barat dan Lampung turut berbagi pengalaman. Dua di antaranya adalah Wahid dan Sahbani Yasin yang membahas implementasi aturan terbaru di lapangan. Para wasit menjelaskan perubahan teknis dan interpretasi aturan yang perlu dipahami pelatih agar pembinaan pesilat lebih terarah.

Dari unsur kepelatihan, kegiatan mendapat pendampingan dari pelatih internasional sekaligus pelatih Pelatnas, Nunu Nugraha. Ia bersama wasit dan juri dari PERSINAS ASAD membantu para pelatih memahami perubahan regulasi secara komprehensif.

Forum Diskusi Perubahan Teknis Pertandingan

Sosialisasi tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi antara pelatih, wasit, dan juri. Peserta membahas berbagai perubahan teknis dalam Peraturan Pertandingan Pencak Silat 2026. Melalui dialog ini, pelatih mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai interpretasi aturan yang diterapkan di arena.

PERSINAS ASAD, yang turut berpartisipasi, menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan perwasitan. Dengan pemahaman seragam terhadap regulasi terbaru, proses pembinaan pesilat diharapkan lebih efektif dan mampu melahirkan prestasi nasional maupun internasional.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: official.asad.or.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top